Kerajinan Berkualitas Hasil Imajinasi Seniman

Komunitas Teater Tantra menjalankan aktivitasnya (Foto : Sukro Riyadi)

BANTUL (KRJogja.com) - Seni  teater  bagi Y Iwan Karuntu  merupakan jalan hidupnya. Bertahun tahun lelaki kelahiran Manado 22 Desember  1954 menghabiskan umurnya didunia seni yang mengandalkan kemampuan berimprovisasi itu. 

Dirintis tahun 2006 Komunitas  Teater Tantra  jadi wadah bagi seniman teater yang digawangi Y Iwan Karuntu itu. Namun zaman tidak bisa dilawan, gema komunitas ini kian lirih terdengar. Bahkan tidak cukup kuat menopang hidup keluarganya.

Tahun 2006 sejumlah personel mendirikan Tantra Leather  and Natural Handycraft  di Dusun Karangasem Desa Sitimulyo Piyungan Bantul atau timur traffic light Sampakan. Para seniman itupun mencari peruntungan lewat usaha kerajinan berbahan baku kulit   dengan alasan faktor ekonomi. Mereka menyadari tidak mungkin kebutuhan hidupnya  ditopang hasil pentas yang makin jarang dilakukan.  

Kini  setelah 10 tahun bergelut dengan kerajinan, Iwan Karuntu  dan kawan-kawan berlahan mulai  menemukan pasar ideal bagi produknya."Kami buat ikat pinggang klasik, tas Indian, dompet, gantungan kunci,  pesanan juga bisa.  Tidak sekadar uang targetnya namun ada edukasi bagi masyarakat terkiat dengan kulit itu sendiri,” ujar Iwan ditemui di rumahnya di Karangasem Sitimulyo Piyungan. 

Meski sibuk dengan membuat aneka kerajinan suami  Ny Emiliana Tini Winarni tidak bisa pisah dari seni.  Namun sekarang ini waktunya lebih banyak dihabiskan  membuat  aneka kerajinan untuk dijual. (Roy)

Tulis Komentar Anda