Gerakan Garuk Sampah Sasar Jembatan Lempuyangan

Anak-anak muda berusaha melepas poster yang tertempel di Jembatan Layang Lempuyangan. (Foto : FX Harminanto)

YOGYA (KRjogja.com) - Cuaca yang cukup dingin dan basah di kawasan Kota Yogyakarta Selasa (29/11/2016) malam ternyata tak menyurutkan niat beberapa anak muda untuk turun tangan membersihkan sampah visual yang menempel di beton penopang Jembatan Layang Janti. Kertas-kertas poster yang rata-rata merupakan promo acara tersebut dibersihkan lantaran memang tak sesuai dengan aturan dan melanggar norma visual.

Bekti Maulana, salah satu pegiat kebersihan dari Gerakan Garuk Sampah yang mengkoordinir anak-anak muda tersebut mengatakan poster dan kertas yang tertempel di beton penopang jembatan tidak sesuai dengan aturan pariwara di Yogyakarta. Namun, terpenting tempelan tersebut sangat mengganggu pemandangan lantaran merusak keindahan kawasan yang memang beberapa waktu lalu telah dihiasi seni mural.

"Kami merasa peduli saja pada sampah yang ada di Yogyakarta termasuk sampah visual. Sayang sekali mungkin eventnnya bagus tapi cara promosinya kurang tepat, kami ingin ajak adik-adik yang memasang untuk membersihkan bersama-sama, ini pesan yang sebenarnya," ungkapnya.

Beberapa lokasi menjadi target Bekti dan kawan-kawan malam ini. "Ada beberapa tembok juga yang jadi tempat menempel poster-poster ini, semoga bisa dibersihkan semua," imbuhnya.

Bersenjatakan alat sederhana seperti sabit dan cetok, anak-anak muda dari berbagai latarbelakang ini berusaha membersihkan kertas poster yang memang sulit diurai karena ditempel menggunakan lem. Namun demikian, mereka tetap berikrar untuk berusaha sekuat tenaga membersihkan sampah visual yang terus muncul di kawasan Yogyakarta bak jamur di musim penghujan. (Fxh)

Tulis Komentar Anda