Kuliner Wajib Disekaten Itu Bernama Sega Gurih

Penjual menyiapkan nasi gurih pesanan pengunjung. Makanan ini merupakan salah satu ciri khas dalam perayaan Sekaten. (Foto: Bambang N)

YOGYA (KRjogja.com) - Sega Gurih (nasi gurih) adalah kuliner yang wajib ada disetiap perhelatan Sekaten di Yogyakarta, selain endog abang (telur merah). Ketika Sekaten dibuka, para pedagang sega gurih yang jumlahnya mencapai puluhan menempatkan diri di sebelah timur Masjid Gedhe Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Mereka ada yang warga setempat, namun ada juga pendatang.

Menurut salah satu penjual sega gurih Sekaten Sugiyanti, komposisi satu porsi sega gurih terdiri dari nasi gurih itu sendiri, kacang goreng, kedelai goreng, kedelai hitam goreng, telur dadar, udang kecil dan kerupuk koya tumbuk. Kemudian ditambah sedikit sayur gudeg, kering tempe, suwiran ayam ingkung, sayur krecek, lalapan dan kerupuk. "Satu porsi dijual Rp 8 ribu," terang Sugiyanti kepada KRjogja.com, Senin (28/11/2016) malam.

Dijelaskan, sega gurih adalah nasi yang dimasak dengan santan, garam dan daun salam. Memasaknya pun memerlukan beberapa tahapan hingga santan meresap dalam nasi. Menurut Sugiyanti, pembeli sega gurih akan meningkat mendekati puncak perayaan Maulid Nabi atau di pengujung Sekaten. Seiring berjalannya waktu, sega gurih ini menjadi simbol dan daya tarik tersendiri perayaan Sekaten di Yogyakarta. (*/koran KR)

Tulis Komentar Anda