TOEGOE JOGJA FESTIVAL

Herry Zudianto : Sampah Bukan Hanya Program Pemerintah !

Herry Zudianto (ketiga dari kanan) saat peluncuran Gerakan Jogja Bersih. (Satriyo Wicaksono)

YOGYA (Krjogja.com) – Persoalan sampah di Yogyakarta harus segera diatasi untuk mencegah lingkungan yang semakin kotor. Menurut Herry Zudianto, persoalan tersebut jangan hanya menjadi program pemerintah saja, tetapi harus mampu menjadi gerakan masyarakat yang nantinya menjadi budaya.

Hal termudah yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya. Ketika masyarakat peduli dengan area di sekililingnya, maka permasalahan sampah tersebut dapat segera diatasi.

“Masyarakat bersihin aja sampah yang ada di sekitarnya, biar nanti Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang bersihin daerah-daerah protokol seperti jalan raya,“ ujar Walikota Yogyakarta periode 2001-2006 dan 2006-2010 tersebut.

Kedepannya tinggal bagaimana pemerintah menciptakan ikon-ikon. Tokoh-tokoh tua hingga muda dapat dijadikan ikon sebagai penggerak dalam persoalan sampah. Herry pun berharap agar Kedaulatan Rakyat Group mampu menjadi pemicu gerakan-gerakan bersih lingkungan, jangan hanya berhenti dalam acara ini saja, tetapi nantinya ada acara yang serupa.

Gerakan tersebut harus digencarkan terus menerus, agar nantinya tetap berlanjut dengan konsistensi. “KR setiap hari menampilkan foto-foto sampah yang berserakan, ada sampah berserakan atau tempat kotor diberitakan, supaya orang itu risih, kalau perlu ada penobatan tempat terkotor,” ujarnya dalam Gerakan Jogja Bersih di Tugu Yogyakarta, Minggu (06/11/2016).

Herry pun berharap kepada pemerintah Kota Yogyakarta agar program ‘buang sampah pada tempatnya’ menjadi ‘taruhlah sampah pada tempatnya’. Menurutnya, buang sampah itu salah, karena yang benar adalah taruhlah sampah pada tempatnya. Konsep sampah itu bukan dibuang tapi ditaruh. “Buang sampah itu asal tapi kalo naruh itu pake ilmu,” pungkasnya kepada Krjogja.com. (Mg-10)

Tulis Komentar Anda