Tercampur di Makanan, Narkoba Jenis Baru Susah Diidentifikasi

Sosialisasi narkoba di BNNP DIY (Salsabila Anissa)

YOGYA (KRjogja.com) - Terdapat 40 jenis narkoba baru yang belum tercover oleh hukum.  Saat ini, narkoba baru tersebut susah diidentifikasi karena sudah tercampur oleh makanan.

"Antisipasinya susah, karena sudah tercampur dan bersembunyi dibalik kue, minuman, atau obat oplosan. Trik kami adalah mengikuti saran BPOM, cek kemasan, ijin, dan kadaluwarsanya," ujar Setyo Pranoto dari Badan Narkotika Nasional, Minggu (6/11/2016).

Kepala Bidang Penanggulangan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN DIY Bambang Wiryanto memaparkan data prevalensi penyalahgunaan obat-obatan di Yogyakarta. "Akhir tahun ini ada 2,27 persen, atau 60.128 jiwa. Kebanyakan korbannya adalah usia 10 sampai 50 tahun," kata Bambang.

Di akhir sosialisasi, Bambang mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba. Ia mengatakan, bangsa kita telah banyak dijajah, maka jangan biarkan juga narkoba menjajah generasi bangsa Indonesia. (Mg-07)

Tulis Komentar Anda