Kolom Magdalena Sukartono : Yes, Sukses Memang Perlu !!!

Magdalena Sukartono

KISAH ini sudah pernah saya ceritakan kira - kira beberapa belas tahun yang lalu. Tentang hidup bermakna, baik dalam dunia kerja maupun dalam keseharian kehidupan. Banyak orang berharap mendapat warisan dari ortunya saat berpulang. 

Tapi Larry Dobbs dari Dobbs Publishing Group USA berkisah bahwa ia tidak diwarisi harta, tetapi yang lebih berharga yaitu mendapat nilai-nilai kehidup-an dari ayah yang dikagumi dan dibanggakannya. Nilai-nilai kehi-dupan berupa kemampuan memberikan pengaruh positif kepada orang lain atau masyarakat sekelilingnya.

Pengaruh positif misal-nya mampu memberdayakan orang lain, menyemangati, menum-buhkan optimisme danmembekali kemampuan untuk berprestasi. Waktu itu saya mengenal seorang GM di sebuah hotel di Jogja 
yang telah memberi pengaruh positif kepada orang sekitarnya. 

Bukan hanya kepada staf atau anak buahnya, melainkan juga orang sekitar hotelnya, khususnya para tukang becak. Sikap keba-pakan terhadap anak buahnya mampu menciptakan hubungan yang indah. Bahkan anak buahnya (staf & karyawan) disentuh hatinya sehingga beramai-ramai memberi sumbangan sukarela sesuai kemampuan yang kemudian dikumpulkan dan diberikan sebagai beasiswa bagi anak-anak tukang becak yang berprestasi dan rajin belajar. 

Staf & karyawan hotel menjadi donatur dengan perasaan bangga. Meski jumlahnya kecil tapi besar maknanya. 
Dan apa yang terjadi kemudian ? Para tukang becak itu menjadi lebih bersemangat dalam bekerja bahkan lebih bersikap santun. Inilah yang disebut hidup bermakna. 

Saya jadi teringat bahwa para penarik becak yang pernah saya kumpulkan (100-200 orang) sebagai aksi sosial dalam rangka ucap syukur ultah saya, benar-benar mengesankan. Mereka merasa lebih bersyukur, lebih pede dan lebih optimis. Saya bagikan kaos dari relasi yang bertuliskan DUIT (Doa -Usaha - Iman - Taat ). Agar mereka memulai harinya dengan doa, rajin bekerja, beriman dan taat pada peraturan lalu lintas dan hukum. 

Bagaimana kita bisa menumbuhkan PENGARUH POSITIF dalam diri kita ? Menurut John C. Maxwell dan Jim Dornan (Becoming A Person of Influence), KITA PERLU MEMILIKI SIFAT & WATAK yang baik. Menggali integritas dari dalam diri kita dan mengembangkannya. Apa saja yang perlu kita kembangkan ?
 
1. Ketulusan.  Tidak berharap pujian apalagi imbalan untuk kebaikan menolong orang lain 
2. Kejujuran dalam melakukan sesuatu. 
3. Komitmen : menepati apa yang kita janjikan. 
4. Pro-aktif atau peka melihat kebutuhan pihak lain. 
5. Memiliki mental berkelimpahan, senang memberi. 
6. Peka atau peduli dan atentif (punya perhatian). 
7. Bisa memahami situasi dan kondisi. 
8. Siap memaafkan kesalahan pihak lain. Itulah sikap positif yang perlu kita kembangkan. 

Intinya memiliki sifat SENANG KALAU ORANG LAIN SENANG dan bukan sebaliknya. Bagaimana kita bisa mengembangkan sifat-sifat positif dalam diri kita ? Kita kembangkan ESQ hidup beriman/bertaqwa, hidup sesuai FIRMAN TUHAN. Kemudian kita kembangkan CERDAS EMOSI.

Jika kita mampu mengembangkan sikap positif dalam hidup kita maka dalam dunia kerja juga akan berdampak. Bagai gema yang bergaung dalam kehidupan. Yang perlu kita tahu, dari memiliki integritas kita bisa memiliki keuntungan berupa orang yang  akan mempercayai kita. Dalam hubungannya dengan strategi mempengaruhi orang, kepercayaan merupakan kunci sukses. 

Sebagaimana kita tahu, sukses diperlukan baik dalam dunia kerja maupun dalam kehidupan seseorang. YES, SUKSES MEMANG PERLU..!!! 

Baca Juga : 

Kolom Magdalena Sukartono : Yes, ESQ Memang Perlu !!!

Tulis Komentar Anda