Serunya Belajar Jurnalistik di SMAN 1 Karanganyar

Mencari ide dengan permainan lines game (Satriyo Wicaksono)

FIFI Intan Rahmawati, siswi kelas XI SMAN 1 Karangnyar awalnya susah ketika akan menulis. Ia selalu bingung tentang ide yang akan dikembangkan menjadi tulisan. Namun sekarang hal itu tidak menjadi persoalan setelah mendapatkan materi dari Tim Jurnalistik Remaja Rubrik Kaca 'Padakacarma' Surat Kabar Kedaulatan Rakyat Yogyakarta. 

"Acaranys seru, tidak membosankan," kata Fifi usai pelatihan yang berlangsung Sabtu (29/10/2016). Materi jurnalistik yang diberikan oleh Tim Padakacarma sendiri dikemas dalam permainan yang seru. Misalnya lines game, dimana peserta diminta bermain dengan sebuah garis. Melalui permainan tersebut, peserta tidak lagi kesulitan jika ingin mencari ide untuk tulisan berita maupun feature

Peserta merumuskan tema yang akan diangkat dalam reportase lapangan. (Sariyo Wicaksono)

"Peserta diajak untuk melihat persoalan-persoalan yang ada di sekelilingnya. Nah itu bisa dijadikan ide menulis," kata Immaculata Desty (20), salah satu pemateri. Tim Padakacarma sendiri datang atas undangan Majalah SMAN 1 Karanganyar 'Elite'. 

Selain melalui permainan, peserta juga ditunjukan pengalaman praktis dari Jurnalis Remaja KR. Rasya Swarnasta, pelajar kelas XII SMAN 6 Yogyakarta ini misalnya berbagi tentang bagaimana melakukan wawancara dengan remaja yang broken home. Penting untuk melakukan wawancara dengan cara empati. 

Presentasi hasil reportase dan menulis berita

Pengalaman lain juga dibagikan Lintang Fajar, mahasiswi semester 1 Jurusan Sosiologi UGM ini bercerita pentingnya mengontrol emosi, apalagi saat melakukan wawancara dengan artis idola. Setelah mendapatkan materi di ruang kelas, peserta melakukan praktik wawancara di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Hasil wawancara tersebut kemudian dipresentasikan dalam bentuk berita.

"Seneng banget, acaranya seru. Ini baru pertamakali ikut. Jadi tahu kalau jurnalistik itu mengasyikan," kata Endah Putri Liana, siswi SMAN 1 Karanganyar. 

Pemateri bersama Kepala Sekolah Drs Eko Sutanto MPd

Kepala SMAN 1 Karangayar, Kebumen Drs Eko Sutanto MPd mengatakan pihakya sangat konsen terhadap budaya literasi atau menulis dan membaca di sekolah. Melalui pelatihan ini ia berharap siswa bisa semakin rajin menulis.

Peserta bersama pemateri seusai pelatihan

Ia bahkan membuat lomba penulisan feature tentang potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Kebumen untuk para pelajar. 
Hal senada diungkapkan guru pendamping siswa Dra Murnaeni Widayati mengatakan melalui workshop, pelajar langsung mempraktikan ilmunya. (MG-10)

 

Tulis Komentar Anda