Sekolah Berharap Bisa Terbitkan Sertifikasi Profesi

ilustrasi (Okezone.com)

PEKANBARU (KRjogja.com) - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar memberi kewenangan ke sekolah untuk menerbitkan sertifikasi profesi bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan. 

"Sebab selama ini sekolah hanya mengeluarkan sertifikasi kompetensi umum, sedangkan sertifikasi profesi dibutuhkan agar standar penggajian pekerja lulusan SMK menjadi lebih tinggi," kata Kepala Dinas Pendidikan Riau, DR. Kamsol di Pekanbaru. Pendapat demikian disampaikanya terkait instruksi Presiden Jokowi tentang perombakan sistim vokasi atau kejuruan di Indonesia agar dilakukan reorientasi dengan melibatkan dunia usaha dan industri untuk mempermudah jenis tenaga kerja apa yang dibutuhkan. 

Menurut Kamsol, selama ini untuk menerbitkan sertifikasi profesi dilakukan oleh lembaga uji profesi, akan tetapi di Riau, sertifikasi profesi dipegang trainer provider dan berbiaya mahal. "Namun untuk pembukaan sertifikasi profesi di sekolah, ini tentunya dibutuhkan kebijakan Kementerian dalam bentuk SOP-nya sehingga sekolah bisa mengeluarkan sertifikasi tersebut," katanya. 

Selama ini, katanya lagi, manajemen sekolah SMK hanya mengeluarkan sertifikasi kompetensi dibidang umum saja, belum bisa keahlian siswa untuk subspesialis pengelasan di bawah laut misalnya, didukung pula oleh keahlian menyelam. 

Dia menjelaskan, terkait instruksi Presiden Jokowi tersebut, Riau masih menunggu petunjuk Kementerian, khususnya berupa regulasi, untuk menerjemahkan apa yang dimaksud dalam instruksi Presiden Jokowi itu. Sementara itu, di Riau kini sejumlah SMK sudah mengarah pada kejuruan, yang disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing, hampir pada seluruh bidang, seperti SMK pertanian, SMK Kelautan, perikanan, perkebunan, perdagangan dan lainnya. 

Bahkan, katanya lagi, sekolah kejuruan di daerah ini sudah menggandeng dunia usaha dan industri, tinggal lagi penerbitan sertifikasi profesi. "Untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK tersebut Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengembangkan sejumlah politekhnik, karena lulusan D3 bisa dipromosikan mendapatkan jabatan manajer," katanya. (*)

Tulis Komentar Anda