BERITA TERKINI

Penyumbang Sampah Visual Terbesar di Yogya Pelajar dan Mahasiswa

BANYAKNYA sampah visual membuat Gerakan Jogja Garuk Sampah tidak hanya fokus pada persoalan sampah kemasan atau rumah tangga. Sejak 17 Agustus 2016...

Selengkapnya

LIPUTAN KHUSUS
Teror Sampah Visual Kaum Terpelajar di Yogyakarta

HARI masih sangat pagi, bahkan cenderung dini hari ketika Ani (21) sebut saja begitu bersama rekan-rekannya bangun pagi menjelajah jalanan...

Selengkapnya

Ini Sejarah Sampah Visual di Yogyakarta

SUMBO Tinarbuko, pengajar Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang dikenal sebagai 'Doktor Pemulung Sampah Visual' mengungkapkan...

Selengkapnya

Vapor Tak Matikan Petani Tembakau, Ini Syaratnya

YOGYA, KRJOGJA.com - Pengguna rokok elektrik atau vaporizer terus bertambah dari waktu ke waktu. Di DIY saja berdasarkan data Paguyuban Vaporizer...

Selengkapnya

Ini Kata Dokter Soal Bahaya Laten Vapor

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kepala Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dr Rijantono Franciscus Maria menyatakan keprihatinan...

Selengkapnya

Komunitas Klaim Vapor Lebih Aman Ketimbang Rokok

SLEMAN, KRJOGJA.com - Puluhan ribu orang di DIY mulai beralih dari merokok konvensional untuk kemudian menggunakan vapor atau rokok elektrik. Vapor...

Selengkapnya

Ini Alasan Sebagaian Anak Muda di Yogya Berhenti Pakai Vapor

YOGYA, KRJOGJA.com - Penggunaan rokok elektrik atau vapor menjadi trend di kalangan anak muda. Munculnya berbagai cafe dan toko vapor menunjang...

Selengkapnya

Sedikitnya Ada 30.000 Pengguna Vapor di Yogya

YOGYA, KRJOGJA.Com - Robertus Bryan salah satu importir besar pertama vapor di Yogyakarta  mengatakan ia, awalnya mendatangkan mendatangkan...

Selengkapnya

2013 Vapor Masuk Yogya, Kini Menjamur di Mana-Mana

YOGYA, KRJOGJA.com -  Trend vapor atau rokok elektrik sebagai pengganti rokok konvensional kini mulai 'ngetrend' di berbagai kota besar...

Selengkapnya