Solo

Sepi, Pemantau Pemilu di Wonogiri


Tomi Sujatmiko | Minggu, 6 April 2014 | 18:09 WIB | Dibaca: 657 | Komentar: 0

Ilustrasi (Foto : Dok)

WONOGIRI (KRjogja.com)– Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri Mat Nawir SAg menyebutkan hingga saat ini baru menerima� satu lembaga pemantau Pemilu yakni Lembaga Partnership yang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES).

"Pemantau tersebut beranggotakan� 20 orang relawan yang tergabung di dalamnya.� Mereka akan melaksanakan pemantauan di sejumlah Tempat Pamungutan Suara (TPS) di wilayah Wonogiri," kata Mat Nawir, Minggu (06/04/2014).

Kendati demikian, Mat Nawir tidak mempermasalahkannya karena , keberadaan lembaga pemantau berada di luar penyelenggaraan Pemilu. Hal yang sama juga terjadi pada penyelenggaraan Pemilu 2009, dimana juga hanya ada satu lembaga yang memantau.

"Keberadaan mereka memang sangat bagus. Terutama bisa memberikan masukan dan ikut memberikan pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat. Pemberian masukan tersebut, didapat dari tembusan laporan yang diberikan lembaga kepada KPU. Masukan tersebut bisa digunakan referensi dan pertimbangan bagi pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu yang lebih baik selanjutnya.

Dihubungi secara terpisah, Koordinator Lembaga Partnership Ali Mahbub SPd menyampaikan, ada 20 orang relawan yang akan memantau jalannya Pemilu di Wonogiri. Para relawan nantinya bekerja selama tiga hari mulai H-1 hingga H+1. Setiap hari selama tiga hari tersebut, relawan langsung melaporkan hasil pantauan ke lembaga pusat di Jakarta. Dan salinan laporan akan disampaikan pula oleh lembaga pusat ke KPU setempat. (Dsh)