Keuangan

Dana Bagi Hasil Kehutanan 2014, Kalimantan Terbesar


Tomi Sujatmiko | Senin, 13 Januari 2014 | 20:04 WIB | Dibaca: 188 | Komentar: 0

JAKARTA (KRjogja.com) - Provinsi di Kalimantan, yaitu Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kaltara), dan Kalimantan Barat mendominasi alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam (SDA) Kehutanan Tahun Anggaran 2014.

Rincian alokasi DBH Sumber Daya Alam Kehutanan Tahun Anggaran 2014 per masing-masing kabupaten/kota dan provinsi tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 1/PMK.07/2014 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan M.Chatib Basri pada 2 Januari 2014. Hal tersebut terungkap dalam rilis resmi Setkab, Senin (13/01/2014)

Dalam PMK itu disebutkan, alokasi DBH Kesehatan 2014 secara keseluruhan adalah Rp 1,040 triliun, yang terdiri dari: a. Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Hutan (IIUPH) Rp 55,283 miliar; b. Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) Rp 551,240 miliar); dan c. Dana Reboisasi (DR) Rp 433,863 miliar. 

Dari jumlah tersebut, Kalteng mendapatkan alokasi terbanyak, yaitu Rp 216,263 miliar, dengan rincian PSDH Rp 105,717 miliar dan DR Rp 110,545 miliar. Disusul Kaltim sebesar Rp 210,589 miliar, dari IIUPH Rp 15,089 miliar, PSDH Rp 92,604 miliar, dan DR Rp 102,915. Berikutnya Kalimantan Utara (Kaltara) Rp 122,335 miliar, dari IIUPH Rp 11,617 miliar, PSDH Rp 46,623 miliar, dan DR Rp 64,094 miliar. Lalu, Papua Rp 92,781 miliar dari IIUPH Rp 14,452 miliar, PSDH Rp 49,943 miliar, dan DR Rp 28,386 miliar. Dan Papua Barat Rp 73,082 miliar dari IIUPH Rp 6,390 miliar, PSDH Rp 46,490 miliar, dan DR Rp 20,201 miliar.

Daerah lain seperti Kalbar memperoleh Rp 51,619 miliar, Jateng Rp 29,6 miliar, dan Jatim Rp 27,321 miliar. Dana Bagi Hasil Sumber Daya Kehutanan itu langsung didistribusikan ke daerah kabupaten/kota di masing-masing provinsi, yang rinciannya tertuang dalam PMK itu. (Tom)