Kesejahteraan Sosial

KRT Radjiman Wedyodiningrat, TB Simatupang dan LN Palar jadi Pahlawan


Tomi Sujatmiko | Kamis, 7 November 2013 | 11:06 WIB | Dibaca: 167 | Komentar: 0

JAKARTA (KRjogja.com) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menetapkan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Radjiman Wedyodiningrat dari Yogyakarta, Lambertus Nicodemus (LN) Palar dari Sulawesi Utara dan Letjen TNI (Purn) TB Simatupang dari Sumatera Utara sebagai gelar Pahlawan.

Keputusan pemberian gelar pahlawan itu karena jasanya yang tiada tara untuk bangsa di negara. Presiden akan mengumumkan ketiga pahlawan tersebut Jumat (08/11 2013) di Istana Negara pada pukul 16.00 WIB. Demikian Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial Hartono Laras di Jakarta, Kamis (07/11/2013).

Menurut Hartono keputusan pemberian gelar ini berdasarkan keputusan dan hasil musyawarah bersama  Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Menurutnya, ada  delapan nama yang diusulkan,setelah melalui pertimbangan dan musyawarah yang cukup lama maka,ketiga nama tadi yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional. "Kepada setiap pahlawan nasional pemerintah memberikan tunjangan sebesar Rp1,5 juta setiap bulan dan bantuan kesehatan Rp3 juta setiap tahun bagi ahli waris." 

Radjiman Wedyodiningrat lahir di Jogjakarta pada 21 April 1879 merupakan salah satu tokoh pendiri Republik Indonesia. Ia merupakan ketua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Sedangkan Lambertus Nicodemus (LN) Palar adalah tokoh yang lahir di Rurukan Tomohon Sulawesi Utara pada 5 Juni 1900 dan pernah menjadi wakil Republik Indonesia dalam beberapa posisi diplomatik di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sementara itu TB Simatupang lahir di Sidikalang Sumatera Utara pada 28 Januari 1920, merupakan tokoh militer di Indonesia. Saat uni namanya diabadikan sebagai salah satu nama jalan besar di kawasan Cilandak Jakarta Selatan. Hingga saat ini pemerintah sudah menetapkan 156 pahlawan nasional dimana 32 diantaranya dari kalangan TNI dan Polri. (Ati)