Kota Yogyakarta

TAMU ROYAL WEDDING 'MANDIRI'

Sultan HB X Tegaskan Tidak Gunakan APBD


Danar Widiyanto | Kamis, 10 Oktober 2013 | 01:19 WIB | Dibaca: 1387 | Komentar: 0

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Doc)

YOGYA (KRjogja.com) - Raja Kraton Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan tidak menggunakan dana APBD maupun Dana Istimewa (Danais) 2013 dalam pesta pernikahan putri keempatnya GKR Hayu dengan KPH Notonegoro. Seluruh biaya penyelenggaraan murni ditanggung pihak Kraton Yogyakarta, kecuali biaya transportasi maupun akomodasi yang sepenuhnya ditanggung oleh tamu undangan.

"Saya mengundang tamu-tamu baik VVIP, VIP maupun umum by name, bukan dari jabatannya. Jadi seluruh biaya ditanggung oleh tamu undangan baik urusan transportasi maupun menginap," tandas Sultan HB X saat ditemui di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Rabu (9/10/2013).

Sultan HB X menjelaskan seluruh biaya pernikahan murni urusan Kraton Yogyakarta, tidak ada kaitanya dengan penggunaan APBD maupun penggunaan Danais 2013. Sebab ini merupakan event pribadi bukan kenegaraan maupun kedinasan, sehingga hanya meminjam tempat saja untuk resepsi. 

"Kita kalau mau resepsi itu terserah tamunya, datang silahkan tidak juga silahkan. Kecuali Presiden dan wakilnya pasti tidak bisa lepas dari protokoler. Selain itu duta besar, menteri, gubernur dan lain-lain juga secara pribadi bukan kelembagaan karena ini acara saya sebagai raja bukan sebagai gubernur," ungkapnya.

Kepala Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ir. Sigit Haryanta, M.T menambahkan seluruh rangkaian 'Daup Ageng' putri Sultan HX tersebut, khususnya yang menggunakan Bangsal Kepatihan dan melibatkan SKPD dimana dana ditanggung oleh yang mempunyai hajatan. Mulai dari biaya sewa busana, makanan, dekorasi dan lain-lain berasal dari kantong Sultan HB X.

"Semua biaya pernikahan ditanggung 'Ngarso nDalem' Sultan HB X dan tidak mengunakan dana APBD DIY. Kami tidak mengeluarkan apapun, termasuk urusan transportasi maupun penginapan," tegasnya. (*-24)