Bola

Persiba Bantul Masuk Grup K Play Off IPL


Agus Sigit | Jumat, 4 Oktober 2013 | 23:12 WIB | Dibaca: 686 | Komentar: 0

JAKARTA (KRjogja.com) - Tuan rumah Persiba Bantul masuk Grup L bersama, PSIR Rembang, Perseman Monokrawi, Persepar Palangkaraya dan Persiraja Banda Aceh, dalam laga babak play off Indonesia Premier League (IPL), yang akan berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul. Sementara itu penentuan waktu pelaksanaan laga, baru akan ditetapkan oleh PSSI pada 6 0ktober 2013.

Selain Grup L, di Stadion Bumi Kartini Jepara yang akan menjadi markas Grup K dengan tuan rumah Persijap Jepara, akan diikuti oleh klub Pro Duta Medan, PSM Makassar, Bontang FC, dan PSLS Louksemawe.

Ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin, berharap keputusan yang telah diambil ini bisa diterima semua pihak, termasuk suporter. "Jangan ada lagi perseteruan tidak sehat antara klub-klub yang bermain. Begitupun dengan suporter, harus tertib dan mendukung klub dengan tanpa perilaku anarkis," kata Djohar Arifin Husin kepada wartawan usai pengundian play off di Jakarta, Jumat (4/10/2013).

Sementara itu Sekjen PSSI, Joko Driyono, menjelaskan jadwal play off akan ditentukan dalam beberapa hari ke depan. "Keputusannya nanti tannggal 6 oktober. Karena kita menyesuaikan dengan tayangan live televisi. Yang jelas persaingan akan ketat di dua grup yang ada," tuturnya.

Lima dari 16 klub IPL dinyatakan bermasalah sehingga tidak berhak atas kesempatan bergabung ke liga unifikasi, kelimanya adalah Arema, Persija, Persebaya 1927, Persema Malang dan Persibo Bojonegoro. Empat tim dari 11 klub yang tersisa akan dipilih lewat proses verifikasi. Sebelumnya, PSSI punya dua opsi untuk menentukan klub yang berhak diverifikasi. Pertama, langsung memverifikasi 11 klub tersebut, kedua dengan menyaring tujuh dari 11 klub untuk diverifikasi dengan menggunakan play off.

Namun melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI Kamis (3/10/2013), diputuskan untuk menggunakan format play off. Semen Padang, sebagai pemuncak klasemen IPL selama setengah musim sebelum kompetisi tersebut diambil alih PSSI, mendapat wild card sehingga tak perlu ikut play off.

Sepuluh klub tersisa dibagi ke dalam dua grup, Grup K dan Grup L. Tiga klub dari masing-masing grup akan bersama-sama Semen Padang mengikuti proses verifikasi. Hasilnya, empat klub pemilik poin verifikasi tertinggi berhak tampil di liga unifikasi.

Sedangkan dari segi kompetisi IPL, agar liga tersebut tidak berhenti di tengah kompetisi, PSSI memutuskan untuk mencari juaranya lewat play off ini pula. Juara Grup K akan bertanding dengan Juara Grup L. Pemenangnya akan ditandingkan dengan Semen Padang memperebutkan gelar juara IPL. (Fon)