Kota Yogyakarta

Royal Wedding Gunakan 'Mahkota' Wedding Organizer


Agus Sigit | Rabu, 11 September 2013 | 04:13 WIB | Dibaca: 1079 | Komentar: 0

YOGYA (KRjogja.com) - Perhelatan akbar resepsi pernikahan puteri ke-4 Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X yang akan berlangsung akhir Oktober 2013 akan ditangani oleh Wedding Organizer (WO) handal asal Semarang bernama Mahkota. WO Mahkota mengaku kesiapan yang dilakukan baru mencapai 50 persen dan pihaknya telah berkoordinasi dengan vendor-vendor lainnya yang ada digunakan dalam pesta pernikahan anak raja atau 'Royal Wedding' tersebut.

General Manager Mahkota Wedding and Event Organizer, Indra Suryajaya menyampaikan pihaknya telah ditunjuk sebagai vendor yang akan menangani seluruh rangkaian acara perhelatan pernikahan putri Raja Keraton Yogyakarta yang digelar mulai 21 hingga 23 Oktober 2013 mendatang dari awal hingga akhir prosesi. Pihaknya juga telah diundang dalam bererapa pertemuan guna berkoordanisi dengan vendor-vendor lain yang juga terlibat dalam 'Royal Wedding' tersebut.

"Mahkota mendapat kepercayaan untuk pertama kalinya dari Keraton Yogyakarta untuk menangani keseluruhan rangkaian acara sakral yang seluruhnya menggunakan tradisi keraton tersebut. Berkaca dari pengalaman vendor-vendor sebelumnya yang dipercaya menggarap acara ini kami mempelajari baik kekurangan maupun kelebihanya agar nantinya dapat lebih baik bagi keluarga maupun masyarakat," ujar Indra yang merupakan spesialis WO di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa (10/9).

Perihal konsep, Indra belum berani berbicara lebih jauh karena keseluruhan persiapan akan diinformasikan pihak panitia melalui media center dan website agar informasi tidak simpang siur nantinya.
 
Pihaknya selaku salah satu vendor hanya berusaha memberikan yang terbaik mengingat perhelatan ini selain penuh kesakralan juga melibatkan banyak tamu-tamu undangan VIP dan berjumlah ribuan sehingga diperlukan koordinasi mulai dari sekarang baik dengan pihak keluarga, panitia hingga keamanan.

"Kami ingin menjaga semua berjalan lancar, khususnya yang paling sulit nantinya prosesi kirab kereta kuda karena disanalah masyarakat DIY paling antusias. Untuk itu kami mengharapkan agar nantinya masyarakat yang melihat nyaman dan aman. Sejauh ini kami sudah siap 50 persen," tutur Indra.

Mahkota WO akan melakukan setting atau penataan tempat, khususnya di Bangsal Kepatihan sebagai tempat resepsi mulai 18 Oktober 2013 setelah aktivitas di lingkungan Komplek Pemerintah Daerah (Pemda) DIY selesai agar tidak mengganggu nantinya. (*-24)