Kulonprogo

Dana ASLUT dan WKSBM Diserahkan Bupati


Ivan Aditya | Selasa, 10 September 2013 | 18:30 WIB | Dibaca: 365 | Komentar: 0

Aslut dan WKSBM diserahkan bupati. (Foto : Widiastuti)

WATES (KRjogja.com) - Dana Asistensi Sosial Lanjut Usia terlantar (ASLUT) dan dana dari Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) diserahkan Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) seusai Jamaah salat Subuh di Masjid Al-Manar Wonosidi Kelurahan Wates, Selasa (10/09/2013). Penerima dana Aslut yani Tumbar, Panikem, dan Mangun Wiyono. Sedang penerima santunan WKSBM adalah Ika apriastuti, Yoso utomo dan Melo Edi. Penyerahan bantuan Aslut dilakukan ke rumah Wajem, Senin dan Karto

"Lansia terlantar di Kulonprogo sebanyak kurang lebih 6.000 orang. Kulonprogo mendapat alokasi untuk Aslut sejak tahun 2010 sejumlah 240 lansia masing-masing Rp 200 ribu perbulan selama hidupnya. Sedangkan anggaran dari pemkab sangat terbatas dan baru mampu memberikan bantuan sosial kepada lansia terlantar setiap tahunnya hanya untuk 500 orang masing-masing Rp 300 ribu sehingga masih banyak lansia miskin/ terlantar yang belum mendapatkan penanganan oleh pemkab," kata Hasto.

Bantuan Aslut diberikan pada lansia yang diutamakan berusia 60 tahun ke atas, miskin, tidak bisa melakukan aktifitas keseharian secara normal dan kehidupannya sangat tergantung orang lain. Di Kulonprogo dari 12 kecamatan, yang mendapat bantuan Aslut ada 9 kecamatan sebanyak 240 orang penerima, ynag tersebar di Kecamatan Nanggulan, Girimulyo, Kokap, Lendah, Pengasih, Panjatan, Wates, Galur dan Sentolo.

Di Kelurahan Wates, disampaikan Lurah Sigit Purnomo,SIP, warga yang dapat dana Aslut ada 15 orang, terbesar di Wonosidi lor ini 8 orang dan 7 lainnya tersebar di beberapa dusun yaitu di Terbah 2, Bendungan 2, Jogoyudan 1, Mutihan 1, dan Kedunggong 1 orang. "Terkait masalah kesejahteraan sosial, di Wonosidi lor sejak September 2011 terbentuk Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) sampai saat ini sudah menyantuni 62 orang. Melalui WKSBM telah memberikan bantuan kepada anak yatim, rawan sosial, lansia, penyandang cacat mental, keluarga miskin," jelas Sigit.

Terkait adanya WKSBM Bupati sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas kepedulian dan kegotongroyongan masyarakat tersebut, sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. "Perlu penguatan semangat kepedulian sosial di segenap unsur dan elemen masyarakat, agar pembangunan kesejahteraan sosial dapat berjalan lancar, maka perlu sinnergitas antara pemerintah dengan masyarakat, untuk bersama-sama menyelenggarakan pelayanan di bidang penanganan dan pelayanan terhadap penyandang masalah sosial yang ada di Kulonprogo,"kata Hasto. (Wid)