Pantura

Pindah Partai, Anggota DPRD Pati Didemo


Tomi Sujatmiko | Selasa, 9 Juli 2013 | 21:30 WIB | Dibaca: 409 | Komentar: 0

Ilustrasi (Foto : Dok)

PATI (KRjogja.com) - Dua kelompok massa melakukan unjuk rasa bersamaan, Selasa (09/07/2013) di Gedung DPRD Kabupaten Pati mendesak penerapan sanksi Pergantian Antar Waktu (PA ) bagi anggota PDI Perjuangan yang duduk sebagai anggota DPRD Pati  namun mencalonkan diri sebagai caleg  dari partai lain pada Pemilu 2014. Selain itu
pemecatan bagi anggota DPRD Pati yang tidak pernah masuk kantor.

H.Riyanto sebagai koordiantor aksi demo mengungkapkan para pimpinan DPRD Pati harus segera membuat sidang pleno untuk menurunkan unsur pimpinan dewan dari PDI Perjuangan namun ternyata mendaftar sebagai caleg ke partai lain. "Jika tetap duduk menjadi anggota DPRD dan bahkan menempati posisi sebagai ketua maka yang  rugi   adalah PDI Perjuangan” ujarnya.

Dia menjelaskan tiga orang pimpinan DPRD Pati yang semula menjadi anggota dewan dari PDI Perjuangan namun kemudian pindah partai terdiri H. Sunarwi SE MM ( Ketua DPRD ), H. Mudasir SH ( ketua komisi IV ) dan Budi Iriyanto  SH ( ketua komisi III ). “Ketiganya sekarang ikut caleg dari partai Hanura” kata H. Riyanto SH.


Pendemo yang lain menuntut supaya dewan memberi sangsi berupa pemecatan terhadap seorang anggota DPRD Pati, bernama H. Budiyono SH MH. Anggota dewan dari fraksi PDI Perjuangan ini dianggap terlalu lama tidak pernah masuk kantor."Maka perlu ada sangsi pemecatan” kata koordinator demo, Danu SH. (Cuk)