Solo

Griya Samadi Dijaga Aparat


Yon Haryono | Senin, 1 Juli 2013 | 06:41 WIB | Dibaca: 684 | Komentar: 0

Griya Samadi pasca penghentian pembangunan.(Foto:Sri Warsiti)

KLATEN (KRjogja.com)- Satpol PP Kabupaten Klaten resmi menghentikan pembangunan Griya Samadi di Desa Rejoso, Jogonalan, dengan memasang papan pengumuman pemberhentian pembangunan, di pintu gerbang gedung tersebut. Selain itu, pasca tuntutan warga untuk penghentian aktivitas di bangunan tersebut, kini kompleks Griya Samadi dijaga oleh aparat keamanan, dari kepolisisan dan TNI.

Pantauan KRjogja.com, beberapa aparat keamanan berjaga di dalam kompleks gedung.Sedangkan,papan pengumuman dipasang dalam ukuran besar, pada salah satu sisi pintu gerbang, sedangkan pengumuman ukuran kecil juga terpasang di pintu gerbang tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Klaten Bambang Giyanto mengemukakan, Pemkab Klaten resmi menghentikan pembangunan gedung tersebut, atas dasar surat Kepala DPU Klaten tertanggal 18 Juni/2013, nomor 503/1472/17, tentang pemberhentian kegiatan pembangunan.

Pada papan pengumuman tertulis, Griya Samadi di Dusun Rejoso, Desa Rejoso, Kecamatan Jogonalan tersebut tanpa dilengkapi perijinan. Melanggar ketentuan Bab VII pasal 56 ayat 1 jo Bab X pasal 60 ayat 1 dan 2 Perda kabupaetn Klaten No 15 tahun 2011, tentang tentang bangunan gedung, sehingga hal itu berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Maka terhitung 26 Juni 2013 pembanguan Griya Samadi dihentikan satpol PP Kabupaten Klaten. Y Sukadi, pengelola Griya Samadi saat ditemui mengemukakan, pihaknya mematuhi aturan pemerintah tersebut, dengan menghentikan segala kegiatan pembangunan Griya Samadi.

Semula pembangunan dua lantai untuk fasilitas menginap bagi para  peserta kegiatan di gedung tersebut. Ia juga mengatakan, bangunan itu diperuntukan umum. Gedung tersebut berdiri di atas tanah seluas 3.800 meter persegi, terdiri empat unit bangunan, dan dua unit bangunan kamar peristirahatan. Sukadi juga menjelaskan, rencana kegiatan tanggal 2 Juli akan dialihkan ke tempat lain di Klaten. Sedangkan untuk kegiatan taggal 4 Juli akan dialihkan ke wilayah Ganjuran, Bantul.(Sit)