Sleman

PEMKAB MASIH TUNGGU JUKNIS

BLSM Diperkirakan Gunakan Data BPS


Ivan Aditya | Selasa, 18 Juni 2013 | 22:16 WIB | Dibaca: 511 | Komentar: 0

Ilustrasi. (Foto : Dok)

SLEMAN (KRjogja.com) - Pemkab Sleman masih menunggu petunjuk teknis (juknis) untuk penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dari pemerintah pusat. Namun diperkirakan, data penerima BLSM menggunakan data BPS tahun 2011.

Kasubid Penangangan Kemiskinan Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBPPPA) Kabupaten Sleman Sigit Indarto SE mengaku, pihaknya belum tahu penyaluran dana itu akan menggunakan data dari mana. Namun biasanya, program dari pemerintah pusat menggunakan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulan Kemiskinan (TNP2K) yang berasal dari BPS Tahun 2011.

"Penerima siapa saja, saya belum tahu karena kami belum menerima juknis. Tapi biasanya kalau program dari pemerintah pusat itu menggunakan data TNP2K," kata Sigit di Sleman, Selasa (18/06/2013).

Menurutnya, untuk data raskin dan Jamkesmas juga menggunakan data dari TNP2K. Sehingga BLSM tidak mungkin menggunakan data dari daerah. "Jika nanti sudah ada juknis, pihaknya baru bisa mengetahui sasaran dan kriteria dari program BLSM tersebut," ujarnya.

Dikatakan, untuk jumlah kemiskinan di Sleman hingga saat ini sekitar 15,85 persen dari total jumlah penduduk di Sleman sebesar 312.089 jiwa. "Tapi apakah semua warga miskin itu akan dapat semua atau tidak, kami tidak tahu," paparnya. (Sni)