Gunungkidul

Kimbis Dampingi Pembuatan Pakan Lele


Ivan Aditya | Selasa, 18 Juni 2013 | 18:48 WIB | Dibaca: 679 | Komentar: 0

Pembuatan pakan alternatif lele. (Foto : Dedy EW)

WONOSARI (KRjogja.com) - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementrian Kelautan RI bersama Klinik Iptek Mina Bisnis (Kimbis) Gunungkidul mendampingi kelompok budidaya ikan Mina Mulya di Nglipar Lor, Kecamatan Nglipar, Selasa (18/06/2013). Pendampingan tersebut untuk memberikan keterampilan bagi kelompok dalam membuat pakan lele alternatif.

“Pendampingan dimaksudkan untuk meningkatkan produktifitas ikan,” kata Budi Wardono penanggungjawab Kimbis Gunungkidul disela-sela acara.

Tri Djoko Sunarno dari Balitbang Kementrian Kelautan dan Perikanan mengungkapkan, jika harga di pasaran pakan lele mencapai Rp 10 ribu/kg, dengan bahan yang jauh lebih bagus hanya berkisar Rp 5.000/kgnya. Sejumlah bahan yang bisa dijadikan pakan lele alternatif diantaranya tepung ikan, whitepolar, dadak halus, tapioca, minyak ikan dan tetes tebu.

“Untuk memproses pembuatan pakan lele, tim pendamping melakukan sosialisasi terkait dengan teknis pencampuran bahan,” ucapnya. (Ded)