Kedu Utara

Pembangunan Pasar Legi Parakan Dapat Suntikan Dana


Agus Sigit | Jumat, 14 Juni 2013 | 21:26 WIB | Dibaca: 442 | Komentar: 0

Hasyim Afandi dan Soritaon Siregar berjabat tangan. (Foto: Zaini A)

TEMANGGUNG (KRjogja.com) - Bupati Temanggung Hasyim Afandi mengatakan Pemkab Temanggung terpaksa intervensi dana pada pembangunan pasar Legi Parakan Temanggung untuk meringankan beban pedagang. Pembangunan dengan menggandeng investor sebagai hal baik dan tidak membebankan APBD, tetapi resikonya beban pedagang menjadi tinggi karena fasilitas umum termasuk dalam harga kios dan los.

" Jangan diartikan intervensi dana itu berarti memberatkan beban keuangan APBD, tetapi harus dipahami sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban pedagang," kata Bupati Temanggung Hasyim Afandi, usai Penandatanganan perjanjian pinjaman Pemkab Temanggung dengan PIP di Pendopo Pengayoman, Jumat (14/6).

Dikatakan, Pemerintah membiayai pembangunan pasar Legi Parakan dengan pinjam ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Pinjaman itu bunganya lebih rendah dibanding bunga bank. Bunga pinjaman di PIP sebesar BI rate ditambah dua persen, bunga di perbankan bisa mencapai 12 persen pertahun.

" Pemerintah Kabupaten Temanggung memilih pinjam di PIP, sebelumnya memang sejumlah bank juga sudah menawarkan pinjaman, Pinjamman di PIP lebih murah," kata

Penandatanganan dari Pemkab diwakili Bupati Hasyim Afandi dan dari PIP diwakili Kepala PIP Kemenkeu Soritaon Siregar dengan disaksikan pedagang pasar Legi dan masyarakat umum. Pemkab Temanggung meminjam dana sebesar Rp 90,17 miliar untuk pembangunan pasar Legi Parakan. Dana itu dikembalikan dalam 5 tahun dengan tenggang pengembalian satu tahun. Bunga yang dibebankan yakni 7,75 persen pertahun, yang merupakan 5,75 persen berupa bunga BI rate plus dua persen.

Disampaikan Hasyim, rencana pembangunan pasar Legi sudah sejak 25 tahun lalu, dengan alasan keterbatasan dana sehingga ditunda. Adanya perjanjian pinjaman dana dengan PIP, kini setidaknya sudah ada kejelasan dana pembangunan. Tinggal bagaimmana untuk merealisasikan tahap demi tahap. (Osy)