Solo

Pedagang Pasar Ir Soekarno Resah


Ivan Aditya | Sabtu, 8 Juni 2013 | 10:58 WIB | Dibaca: 350 | Komentar: 0

Petugas gabungan saat melakukan sosialisasi kepada para pedagang. (Foto : Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Kekhawatiran pedagang pasar Ir Soekarno memuncak. Meski sudah diketahui jadwal perkiraan pembangunan pasar selesai sampai akhir Desember 2013, namun para pedagang tetap resah. Pasalnya mereka akan kehilangan kembali momen puasa dan lebaran untuk mendapatkan banyak untung.

Wagiyem salah satu pedagang pasar Ir Soekarno mengatakan, pada 2012 lalu saat kali pertama pasar dibangun dirinya sudah rela kehilangan momen puasa dan lebaran. Padahal disaat seperti ini ada peningkatan pembelian dari masyarakat sehingga menambah pemasukan.

Namun ditengah perjalanan ternyata pembangunan pasar menjadi molor. Tragisnya seperti dikatakan Wagiyem saat ini pasar Ir Soekarno justru mangkrak, padahal sebentar lagi sekitar satu bulan kedepan sudah memasuki bulan puasa.

“Kala uterus seperti ini kondisinya maka saya bisa bangkrut termasuk pedagang lainya,” ujar Wagiyem di tempat usahanya, Sabtu (08/06/2013).

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kota Sukoharjo (HPPKS) Suwanto menambahkan pihaknya sudah mengumpulkan pedagang dengan pihak terkait. Tujuanya untuk melakukan musyawarah agar pedagang bisa tenang dan mendapat jaminan.

"Kami pedagang sampai hari ini hanya ingin tahu kapan pasar selesai dibangun. Karena sampai sekarang belum mendapat kepastian kapan selesainya," ujar Suwanto, ketua HPPKS.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santoso menyampaikan, pemkab tetap serius akan menyelesaikan pembangunan pasar Ir Soekarno, namun demikian ada beberapa tahapan yang wajib dilalui. Karena itu pedagang diminta untuk tetap bersabar menunggu tahapan proses tersebut diselesaikan. (Mam)