Kedu Selatan

BKKBN Gelar Orientasi Ketahanan Keluarga


Ivan Aditya | Rabu, 29 Mei 2013 | 19:07 WIB | Dibaca: 351 | Komentar: 0

Orientasi ketahanan keluarga di Purworejo. (Foto : Gunarwan)

PURWOREJO (KRjogja.com) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah, Rabu (29/5) menggelar orientasi peningkatan ketahanan keluarga bagi para camat se Kabupaten Purworejo. Kegiatan yang berlangsung di sebuah rumah makan ini diikuti para camat se Purworejo.

Menurut Kepala BKKBN Jawa Tengah Drs Sri Wahono MKes, pembangunan di bidang kependudukan dan keluarga diarahkan untuk menjadikan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan keluarga berkualitas melalui upaya pengendalian angka kelahiran. Penurunan angka kematian, pengerahan mobilitas penduduk, peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, penyiapan dan pengaturan perkawinan serta kehamilan.

“Sehingga akan tumbuh penduduk sebagai sumber daya manusia yang tangguh bagi pembangunan dan ketahanan nasional,” katanya.

Jumlah penduduk Jawa Tengah saat ini menurut Sri Wahono, cukup besar yakni mencapai sekitar 32.380.687 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk (LPP) 0,37 persen. Trend LPP ini dari tahun 1980 sebesar 1,65 persen dan terus menurun.

Dari jumlah penduduk yang besar itu kata Sri Wahono, jumlah penduduk lanjut usia atau lansia juga tinggi, yakni sekitar 3,49 juta atau 10,78 persen dari jumlah penduduk yang ada. “Para lansia yang jumlahnya besar ini tidak boleh dipandang sebagai beban pemangunan. Namun sebaliknya, penduduk lansia harus diberdayakan agar mampu membantu pembangunan,” jelas Sri Wahono. (Nar)