Kedu Utara

Bambang Sukarno Blusukan ke Pasar Legi Parakan


Ivan Aditya | Senin, 6 Mei 2013 | 14:13 WIB | Dibaca: 385 | Komentar: 0

Bambang Sukarno berdialog dengan pedagang Legi Parakan. (Foto : Zaini Arrosyid)

TEMANGGUNG (KRjogja.com) - Calon bupati Bambang Sukarno panen keluhan dari para  pedagang dan warga yang sedang berbelanja saat blusukan di Pasar Legi Parakan Temanggung, Senin (06/05/2013). Keluhan antara lain berkisar sepinya aktivitas perdagangan yang berdampak turunnya pendapatan, kondisi pasar darurat dan ketidakjelasan pembangunan pasar permanen Legi Parakan.

"Sejak pindah ke pasar darurat pendapatan pedagang berkurang jauh. Kami inginkan kejelasan pembangunan pasar permanen," kata seorang pedagang Ahmad.

Dikatakan turunnya omset tersebut antara 40-70 persen yang tergantung pada komoditas barang yang dijual. Pakaian misalnya rata-rata turun 50 persen sedang penjual alat-alat rumah tangga mencapai 70 persen.

Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Legi Parakan Chamim mengatakan jumlah pedagang pasar Legi sekitar 2500 dan sekitar 70 persennya pendapatan turun. Turunnya omset ini antara lain karena warga mencari pelanggan begitu sebaliknya, memang masa sepi atau bukan musim tembakau dan kondisi bangunan  pasar. "Semoga musim tembakau nanti penjualan meningkat, " katanya.

Di pasar, Bambang berdialog dengan pedagang serta makan bersama dengan warga. Bambang juga memborong dagangan dari sejumlah pedagang.

Cabup Bambang Sukarno yang diusung PDIP itu mengatakan bila terpilih akan segera membangun pasar Legi Parakan karena memang sudah sangat dibutuhkan. "Sehari setelah dilantik, saya kumpulkan para kepala dinas untuk bahas pasar Legi dan segera membangunnya," katanya.

Dikatakan, yang membuat molornya pembangunan pasar Legi adalah masalah administrasi yakni belum adanya Perda Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang harus diselesaikan Pemerintah dan DPRD. "Kami akan segera selesaikan segala masalah penghambat, dan pasar Legi segera dibangun," katanya. (Osy)