Sleman

160 Motor dan 11 Mobil Pemkab Sleman Akan Dilelang


Danar Widiyanto | Selasa, 2 April 2013 | 21:10 WIB | Dibaca: 678 | Komentar: 0

Kendaraan yang akan dilelang. (Foto: Saifullah NI)

SLEMAN (KRjogja.com) - Sebanyak 160 kendaraan sepeda motor dan 11 mobil, serta mebeler dan komputer milik Pemkab Sleman akan dilelang. Kendaraan yang akan dilelang itu dinilai sudah tidak layak untuk operasional.

Kasi Pemanfaatan dan Pemeliharaan Aset Dinas Pengelolaan Keuangaan dan Aset Daerah (DPKAD) Dewi Pratika Damayanti SE mengatakan, kendaraan memang sudah tidak layak pakai dan biaya pemeliharaan cukup besar sehingga tidak efisien. Untuk itu diusulkan proses penghapusan dengan cara dilelang.

"Dari pada menggeluarkan biaya yang besar untuk perawatan, lebih baik dilelangkan. Karena kendaraan yang akan dilelangkan itu usianya memang sudah layak diganti," kata Dewi kepada KRjogja.com, Selasa (02/04/2013).

Untuk sepeda motor rata-rata keluaran tahun 1990-2000. Sedangkan mobil itu keluaran 1982-1990-an. Untuk jenis mobilnya, yaitu 6 ambulan, 1 bus dan 4 mobil operasional.

"Kendaraan itu sudah kami tarik dari masing-masing Saturan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Karena lelang itu berdasarkan usulan dari masing-masing SKPD," jelasnya.

Untuk pelaksanaan lelang, DPKAD akan bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Untuk waktu pelaksanaan menyesuaikan dengan KPKNL.

"Lelang ini terbuka untuk umum. Untuk syaratnya nanti ke KPKNL," terangnya.

Tahapan lelang nanti, 3 hari sebelum pelaksaan akan diberi kesempatan untuk melihat barang yang diminati. Jika ada yang tertarik, menyerahkan uang jaminan. Kemudian menyetor ke bank untuk uang jaminan. Setelah itu, slip setoran untuk daftar lelang.

"Sekarang ini sudah banyak yang berminat untuk ikut lelang. Bahkan mereka tidak hanya dari Sleman, namun dari Jawa Tengah juga," ujarnya.

Jika setelah lelang ini selesai ada usulan dari SKPD lagi, pihaknya juga akan mengadakan lelang lagi. "Ya kalau barang itu masih ada nilai ekonomisnya, kami akan lelang. Tapi kalau rusak, ya kami musnahkan," paparnya.(Sni)