Industri Kreatif

Budidaya Katak Hijau Peluang Menjanjikan


Ahmad Lutfie | Jumat, 22 Maret 2013 | 05:51 WIB | Dibaca: 12210 | Komentar: 1

Ramli Samosir dan katak hijau yang dibudidayakan di rumahnya. (Foto: Agussutata)

WATES (KRjogja.com) – Budidaya katak hijau atau bullfrog menjadi salah satu peluang usaha yang memungkinkan dapat dikembangkan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. Budidaya hewan ampibi ini tidak membutuhkan ruangan luas, mudah dalam pemeliharaan dan lebih menguntungkan.

Ramli Samosir (40) seorang warga Durungan RT49/22, Kelurahan/Kecamatan Wates sudah dua tahun terakhir melakukan ujicoba budidaya katak hijau di beberapa kolam kecil di samping rumahnya.

Mulai kecebong dari hasil penetasan sampai menjadi katak untuk ukuran konsumsi, sudah laku terjual dengan harga bervariasi. Harga kecebong umur satu bulan sekitar Rp 250 per ekor dan setelah menjadi percil umur tiga bulan berkisar diantara Rp 1.000 – Rp 1.200 per ekor dan 450 – Rp 500 per ekor.

Katak hijau untuk ukuran konsumsi umur sekitar enam sampai tujuh bulan, harga di pasaran sekitar Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram (kg). Katak hijau 1 kg berisi antara enam sampai tujuh ekor.

Banyak orang dari berbagai daerah datang ke rumah Ramli Samosir sekadar untuk belajar budidaya atau membeli katak hijau. “Pada awalnya hanya hobi dengan membeli satu pasang indukan ke rumah teman yang sudah lebih dulu budidaya katak hijau,” kata Ramli.

Penasaran dengan kecebong katak hijau, Ramli membeli telur katak untuk ditetaskan. Satu pasang indukan yang dibeli dari temannya bertelur dan berhasil menetas menjadi sekitar 3.000 kecebong. Selama dalam pemeliharaan mulai dari kecebong sudah laku terjual.

Di kolam  sekitar ukuran 1,5 X 1,5 meter diisi sekitar 100 pasang indukan. Setiap ada yang siap bertelur disendirikan bersama pejatan di kolam pemijahan. Hanya dalam waktu beberapa hari, telur sudah menetas menjadi kecebong.

Menurutnya, untuk memelihara katak hijau jenis bullfrog, tidak sulit.  Setiap hari diberi pakan dua kali, menggunakan pelet yang biasa diberikan untuk makanan lele.

Untuk kecebong umur 13 hari sampai dua bulan diberikan pelet ukuran denol. “Air kolam harus sering diganti sekitar lima hari sekali. Jika air kotor dibiarkan, katak mudah terserang jamur,” ujarnya. (Ras)