Sleman

Rancangan Jalur Tambang Ditargetkan Tahun Ini Selesai


Ivan Aditya | Senin, 18 Maret 2013 | 22:58 WIB | Dibaca: 381 | Komentar: 0

Ilustrasi. (Foto : Dok)

SLEMAN (KRjogja.com) - Pemkab Sleman menargetkan rancangan jalur tambang di kawasan lereng Merapi ditargetkan tahun ini selesai sehingga tahun depan sudah bisa diusulkan dan pengerjaan fisiknya ditargetkan pada 2015 mendatang. Untuk anggarannya akan diusuhakan diajukan ke pemerintah pusat.

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu mengatakan, penataan jalur tambang sangat diperlukan. Sekarang ini Pemkab Sleman sedang membuat rancangan jalur tambang dengan melibatkan dan masukan dari berbagai unsur.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Kami targetkan rancangan itu tahun ini bisa selesai dan pengerjaan fisik bisa dimulai 2015. Kalau kami kejar pengerjaannya 2014 jelas tidak memungkinkan," kata Yuni di Sleman, Senin (18/03/2013).

Dikatakan, untuk APBD 2014 sekarang ini musrenbang sudah memasuki pemaparan dari SKPD yang ada di Sleman, selanjutnya pemaparan dari Pemkab Sleman. Secara otomatis, pembangunan jalur tambang tidak bisa masuk dalam APBD 2014 mendatang.

Untuk jalur tambang, idealnya dibuat jalur ke arah Magelang dan Klaten dengan jalan yang ada sekarang ini. Namun peruntukkannya khusus jalan tambang, yaitu kendaraan pengangkut hasil penambangan.

"Yang jelas, pengaspalan jalan itu harus berbeda dengan jalan umum, yaitu jalur tambang harus kuat karena muatannya cukup berat. Kalau tidak dibuat seperti itu, jalan akan cepat rusak. Soalnya tahun kemarin itu, seharis setelah diperbaiki rusak lagi karena dilalui kendaraan pengangkut hasil tambang. Makanya jalannya harus berbeda," ujarnya.

Untuk anggarannya, Pemkab Sleman akan tetap mengupayakan dari pemerintah pusat. Mengingat, pembangunan jalan tambang itu memerlukan anggaran yang cukup besar.

"Selain dari pemerintah pusat, kami juga akan meminta anggaran dari pemerintah DIY. Soalnya kalau ditanggung Pemkab Sleman sendiri jelas cukup besar anggarannya," ujarnya.

Terpisah Kabid Pedesaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman Ir Dwianta Sudibya MP menuturkan, sekarang tim sedang mendata daerah potensi-potensi tambang. Kemudian akan dibuatkan jalur dari lokasi tambang ke jalan yang efisien menuju jalan provinsi.

Hal itu untuk meminimalisir kerusakan jalan akibat kelebihan tonase. "Nanti juga akan ada penertiban tonase di lokasi penimbangan, karena kerusakan jalan selama ini akibat kelebihan tonase. Draf peta jalur tambang sudah ada, tapi belum bisa diumumkan karena masih menunggu kelengkapan dari instansi terkait," ujarnya. (Sni)