Bantul

Peran Pemuda Dalam Melestarikan Budaya


Ivan Aditya | Sabtu, 16 Maret 2013 | 18:11 WIB | Dibaca: 1290 | Komentar: 1

GKR Pembayun (kiri), Mardi Ahmad, Supriyanto Widodo serta Ketua KNPI Bantul Irvan Chalimi. (Foto : Sukro Riyadi)

BANTUL (KRjogja.com) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional  Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi DIY, GKR Pembayun menegaskan, pemuda harus didorong untuk punya peran dalam pembangunan generasi muda. Realisasinya kedepan anggota KNPI harus mampu memposisikan diri dalam memberikan sosialisasi dan imbauan.

"Anggota KNPI harus mampu mengubah dan meningkatkan kualitas pemuda Indonesia," ujar GKR Pembayun  ketika menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah  KNPI  Kabupaten Bantul di Gedung DPRD Bantul, Sabtu (15/03/2013).

Pembayun mengatakan, diera modern ini pemuda harus disiapkan, baik mental dan karakternya. Termasuk dalam kaitannya pemahaman nilai dan budaya. Diakui atau tidak, peran pemuda menjadi sangat penting ketika orientasinya pembangunan bangsa di masa mendatang. "Karakter pemuda harus mengakar pada nilai budaya Indonesia," jelasnya.

Pembayun juga mengatakan, salah satu konsentrasi KNPI  adalah mencegah terjadinya tawuran di kalangan pelajar. Implementasi dari tekad itu adalah, memberikan sosialisasi dan imbauan secara langsung kepada siswa. Pembayun berharap kepengurusan KNPI dibentuk hingga level kecamatan. Termasuk kemungkinan KNPI untuk berpartner dengan karangtaruna.

Sementara Asek III  Pemda Bantul Bidang Pemerintahan, Mardi Ahmad yang juga turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, diharapkan pemuda menjadi calon pemimpin bangsa dengan pembekalan sejak dini. Dengan bangkitnya KNPI  merupakan langkah awal membangkitkan organisasi kepemudaan di Bantul. "Saya tidak ingin generasi muda ini liar, sehingga  harus masuk ke dalam organisasi dengan pondasi kuat," ujar Mardi. (Roy)