Kesejahteraan Sosial

Hore..Rusun untuk Buruh Akan Dibangun


Danar Widiyanto | Jumat, 15 Maret 2013 | 23:59 WIB | Dibaca: 170 | Komentar: 0

Ilustrasi. Foto: Dok

JAKARTA (KRjogja.com) - Merasa kesulitan memenuhi kebutuhan perumahan bagi buruh, Kemeterian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menggelar Rapat Konsultasi Regional II di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, dengan mengundang Gubernur se-Jawa.

Sesuai data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik tahun 2012, sebesar 40 juta pekerja buruh yang tersebar di sejumlah kota. DKI Jakarta sebanyak 2,2 juta buruh, Bogor, Depok, dan Bekasi sebanyak 1,6 juta dan wilayah Banten sebanyak 491 ribu buruh.

Lebih lanjut, dalam data BPS juga menyebutkan tingkat rata-rata upah minimum provinsi sebesar Rp1,1 juta per bulan dan tingkat rata-rata pengeluaran untuk sewa rumah sebesar Rp300 ribu serta biaya transport rata-rata Rp500 ribu per bulan.

Untuk itu, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, menyatakan diperlukan langkah-langkah percepatan penyediaan rumah yang layak huni bagi pekerja atau buruh yang lokasinya dekat dengan tempat bekerja.

"Sehingga menghemat biaya transportasi dan harga sewa rumah dapat terjangkau sesuai dengan daya beli para pekerja atau buruh," kata Djan Faridz, Jumat (15/03/2013).

Selain Djan Faridz, acara juga dihadiri, Meteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Mennakertrans) Muhaimin Iskandar, Gubernur DKI Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur DIY Hamengkubuwono X, Wakil Gubernur Banten, dan Sekretaris Daerah Jawa Timur. (Okz/Ndw)


 




STIW WW