Sleman

Forkom Yanum Minta Desak SOTK Dikaji Ulang


Tomi Sujatmiko | Minggu, 24 Februari 2013 | 23:30 WIB | Dibaca: 347 | Komentar: 0

Ilustrasi (Foto : Dok)

SLEMAN (KRjogja.com) - Forum Komunikasi Kabag Pelayanan Umum (Forkom Yanum) Kabupaten Sleman meminta pasal di Perda Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pemerintah desa perlu dikaji ulang. Selama ini implimentasi di lapangan, antar tugas kabag pelayanan umum dan kabag pemerintahan sering berbenturan.

Ketua Forkom Yanum Kabupaten Sleman Drs Sugiyatna MAP menjelaskan, persepsi tentang pemahaman tugas kabag pelayanan umum dan kabag pemerintahan berbeda-beda. Dalam Perda No 2 Tahun 2007 tentang SOTK Pemdes menyebutkan, kabag umum mempunyai tugas pelayanan kependudukan kepada masyarakat. Sedangkan kabag pemerintah mempunyai tugas administrasi kependudukan.

"Kabag pelayanan umum sebagai pelayan administrasi kependudukan, sedangkan kabag pemerintahan pelaksana administrasi kependudukan. Jadi tugasnya sering berbenturan," kata Sugiyatna kepada KRjogja.com, Minggu (24/02/2013).

Menurut Sugiyatna dengan adanya berbenturan tugas itu, sering antara kabag pelayanan umum dan pemerintah saling berebut kerjaan atau saling lempar kerjaan. Sehingga pelayanan kependudukan kurang berjalan maksimal. Untuk itu, pihaknya minta pasal tentang ketugasan kabag pelayanan umum dan pemerintah di Perda No 2 Tahun 2007 perlu dikaji ulang.

"Pemahaman yang berbeda ini menyebabkan tugasnya sering tumpang tindih. Jangan sampai pelayanan kependudukan ini buang-buangan atau rebutan, karena pelayanan kependudukan merupakan pelayanan yang sangat sensitif bagi masyarakat," ujarnya. (R-13)