Kedu Utara

Polres Magelang Kota akan Jemput Paksa Wawali


Ivan Aditya | Kamis, 21 Februari 2013 | 13:35 WIB | Dibaca: 307 | Komentar: 0

Ilustrasi. (Foto : Dok)

MAGELANG (KRjogja.com) - Kepolisian Resort Magelang Kota akan memanggil paksa Wakil Wali Kota Magelang, Joko Prasetyo yang menjadi tersangka kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan korban Siti Rubaida (istrinya. red), pasalnya dua pemanggilan yang dilayangkan tidak pernah digubris. Pemanggilan itu karena Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) nya sudah dinyatakan lengkap untuk dibawa ke Kejaksaaan Negeri Kota Magelang.

Menurut Kapolres Magelang Kota, AKBP Joko Pitoyo, pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan pada tersangka sejak Kamis (14/02/2013) lalu. Karena tidak diindahkan, pihaknya mengirimkan surat pemanggilan kedua pada Rabu (20/02/2013) kemarin.

"Surat yang pertama kemarin, sudah kita cek dan sudah sampai ke Wali Kota dan langsung disampaikan ke Wakil Wali Kota. Dan hari ini (kemarin, red), dilayangkan surat pemanggilan kedua melalui Wali Kota lewat Sekpri nya, dan langsung disampaikan pada pengacaranya Wawali dan sudah sampai," katanya di Mapolres Magelang Kota, Kamis (21/02/2013).

Dalam surat kedua kemarin, kata joko, berisi pemanggilan tersangka untuk dibawa ke kejaksaan pada Selasa (26/2) mendatang. Dalam surat pemanggilan kedua itu, pihaknya sudah mendapatkan kewenangan dari Kejaksaan Negeri Kota Magelang, karena BAP-nya sudah dinyatakan P21 sejak pertengahan Januari 2013 lalu.

"BAP tersangka sudah P21 sejak 17 Januari lalu. Kita juga melakukan koordinasi dengan kejaksaan dengan pihak tersangka, dan etika selalu kita bawa," terangnya.

Keterangan berbeda justru diberikan salah satu pengacara tersangka, Alouvie SH. Dikatakan, jika pihaknya belum pernah menerima surat pemanggilan itu. “Hingga saat ini, kami belum menerima surat pemanggilan itu,” ujarnya. (Bag)