Kota Yogyakarta

SPPT PBB Kota Yogya Tahun 2013 Rp48 M


Tomi Sujatmiko | Jumat, 1 Februari 2013 | 10:30 WIB | Dibaca: 558 | Komentar: 0

Penyerahan SPPT PBB kepada para camat (Foto: Denny Hermawan)

YOGYA (KRjogja.com) - Pemerintah Kota Yogyakarta menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB tahun 2013 secara simbolis pada para camat di Kota Yogyakarta dan Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) pada BPD DIY. Penyerahan dilakukan oleh Sekda Kota Yogyakarta Titik Sulastri di Balaikota Yogyakarta, Jumat (1/02/2013).

Kepala Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan Kota Yogyakarta Kadri Renggono menyampaikan, jumlah SPPT PBB tahun 2013 adalah sebanyak 90.787 lembar dengan ketetapan (yang seharusnya diperoleh) sebesar Rp. 48.972.201.531. Jumlah ini naik dari ketetapan tahun lalu sebesar Rp45 miliar (90.406 lembar), yang akhirnya terealisasi sebesar Rp44 miliar. "Kontribusi PBB terhadap penerimaan pajak daerah Kota Yogya sangat strategis, karena menduduki ranking kedua setelah pajak hotel," ujarnya.

Kadri mengakui selama ini menemukan kendala dalam pemungutan PBB di Kota Yogyakarta yaitu wajib pajak yang tidak tertib dan wajib pajak berada di luar daerah sehingga penyampaian SPPT PBB terlambat

Kadri menambahkan, bagi masyarakat yang kesulitan berkesempatan mendapatkan pengurangan jumlah PBB, dengan mengurus di kantor pajak setempat. Ketentuan ini berlaku misalnya bagi masyarakat miskin, janda, atau veteran perang. "Besarnya 10 dan dapat mencapai maksimal 75 persen khusus untuk veteran," lanjutnya.

Sekda Kota Yogyakarta Titik Sulastri berpesan pada camat dan lurah bahwa batas akhir penyampaian SPPT PBB adalah 31 Maret 2013. Sementara jatuh tempo pembayaran PBB adalah pada akhir September 2013. "Semoga masyarakat patuh dalam melaksanakan kewajiban membayar pajak. Modal sosial pembangunan yang utama," ujarnya. (Den)