Kota Yogyakarta

Tanah Longsor Risiko Bencana Tertinggi DIY


Agus Sigit | Rabu, 30 Januari 2013 | 21:17 WIB | Dibaca: 538 | Komentar: 0

Ilustrasi. Foto: Dok

YOGYA (KRjogja.com) – DIY merupakan wilayah dan komunitas yang rawan bencana, dipicu kombinasi tiga faktor yaitu banyak dan majemuknya ancaman, tingginya kerentanan multidimensional serta rendahnya kemampuan penanggunggulangan. Tiga pemicu ini mengakibatkan tinggi tingkat risiko bencana, sehingga DIY menghadapi sekurang-kurangnya 8 jenis ancaman bencana.

“Baik yang bersifat slow onset ataupun rapid onset maupun minor maupun major dengan indeks risiko tanah longsor 15, kekeringan 9, banjir 8, gempa bumi 8, epidemic demam berdarah dengue (DBD) 4, selain ancaman secara geologis, hidrometeologis dan biologis,” ujar Koordinator Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) DIY Danang Samsurizal di Ruang Bulaksumur UC UGM, Rabu (30/1).

Di sela seminar dalam rangkaian Konggres II Forum PRB DIY yang dibuka Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam IX tersebut Danang Samsurizal berbagai peristiwa bencana yang terjadi di DIY sebagai konsekuensinya telah menimbulkan berbagai akibat berupa jatunya korban manusia, kerusakan, kerugian dan meningkarkanya kerentanan pasca bencana.

Secara historis dan sosilogis komunitas di DIY masih memendam memori kolektif yang sangat kuat, bahkan traumatis akibat kejadian bencana gempa bumi, 27 Mei 2006 dan paling mutakhir bencana erupsi dan banjir lahar Merapi sejak 26 Oktober hingga 2011. Situasi dan kondisi kebencanaan yang dihadapi DIY menuntut dilaksanakan upaya bersama multi pihak untuk membangun kemampuan penanggulangan bencana.

“Betapa pentingnya membangun disaster management yang memadai, terencana, komprehensif, sistemis, terpadu serta berkelanjutan, khususnya di dalam aspek-aspek pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan arau secara keseluruhan disebut pegurangan risiko bencana. Semaunya itu dalam konteks pembangunan berkelanjutan yang lebis luas,” ujar Danang Samsurizal.

Menurut Ketua Panitia Kongres II Forum PRB DIY Frans Toegiman, pelaksanaan kongres 2 hari, 30-31 Januari 2013 dengan agenda seminar, penetapan dan pengesahan revisi statute Forum PRB DIY. Penetapan dan pengesahan rencana strategis Forum PRB 2013-2016, penetapan anggota baru Forum PRB DIY. Hari kedua pemilihan dan penetapan pengurus Forum PRB DIY periode 2013-2016. (Asp)