Kedu Selatan

Kali Sidatan di Kutowinangun Minta Dikeruk


Agus Sigit | Sabtu, 12 Januari 2013 | 07:43 WIB | Dibaca: 607 | Komentar: 0

Pendangkalan Kali Sidatan mengakibatkan banjir di Desa Karangsari dan Tanjungsari. (Foto: Sukmawan)

KEBUMEN (KRjogja.com) - Pendangkalan Kali Sidatan dikeluhkan warga 2 desa bertetangga di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, yakni Desa Karangsari dan Tanjungsari. Warga berharap Kali Sidatan dikeruk agar desanya bebas banjir.

Banjir akibat luapan Kali Sidatan menggenangi sedikitnya 40 hektare sawah di Desa Tanjungsari, dan sekitar 26 hektare di Desa Karangsari. Luapan Kali Sidatan juga sempat menggenangi permukiman penduduk.

"Sekitar delapan tahun yang lalu, Kali Sidatan pernah dikeruk. Namun sekarang sudah dangkal lagi," jelas Sekdes Karangsari, Walailiyah, Jumat (11/1).

Banjir di sawah yang sudah menggenang selama satu minggu lebih, dipastikan membuat mati tanaman padi yang masih berumur 2 minggu. Japar (48) petani warga Karangsari yang sawahnya seluas 300 ubin terendam banjir, berharap memperoleh bantuan bibit padi. (Suk)