Kota Yogyakarta

Dana Hibah Rp 5 M Tak Jadi Cair


Ivan Aditya | Jumat, 11 Januari 2013 | 11:56 WIB | Dibaca: 401 | Komentar: 0

Ilustrasi. (Foto : Dok)

YOGYA (KRjogja.com) - Usai menemui perwakilan GPK, Wakil Walikota Yogyakarta Imam Priyono memastikan dana hibah APBD Kota Yogyakarta 2013 tidak jadi dicairkan. Ini karena pencairan tersebut tidak memenuhi aturan.

"Setelah kami kaji, memang bermasalah karena ada beberapa penerima yang belum masuk proposalnya. Ada juga yang belum dikaji SKPD teknis. Karena itu idak sesuai Permendagri nomer 32, sehingga tidak bisa dicairkan," tegas Imam di kantor Balaikota Yogyakarta, Jumat (11/1).

Ia mengakui akan mencermati lebih lanjut mekanisme pengesahan dana hibah yang bermasalah ini. Ia mengakui, adanya hal semacam ini adalah sejak pemerintahan Haryadi Suyuti sebagai walikota.

"Saya tidak bisa mengatakan eksekutif kecolongan, namun di tahun 2012 yang seperti ini juga ada, naik ke meja saya, namun tidak saya tandatangani, sehingga tidak cair. Besarnya 4 miliar di APBD perubahan, dan di APBD Murni 5 miliar," paparnya.

Ia mengaku minta maaf karena sampai terjadi kesalahan seperti ini, sekaligus berterimakasih kepada elemen masyarakat yang mengkritisi. Namun Imam tidak menapik kemungkinan, mekanisme bila pemberian dana hibah ini direvisi hingga sesuai aturan, akan dicairkan di APBD perubahan Agustus nanti.

"Namun kalau mau dikaji harus melibatkan elemen-elemen masyarakat, melibatkan akademisi, sehingga bansos dan hibah tepat sasaran," pungkasnya. (Den)