Kota Yogyakarta

Mahasiswa UST Segel Ruang Kampus


Danar Widiyanto | Senin, 7 Januari 2013 | 10:01 WIB | Dibaca: 703 | Komentar: 1

Suasana demo mahasiswa UST. Foto: Deny H

YOGYA (KRjogja.com) - Puluhan mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) pagi ini melakukan unjuk rasa di Kampus I UST. Massa menyegel ruang kelas fakultas teknik mendesak pihak Kaprodi Teknik Industri untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di prodi ini.

Koordinator Aksi Mokus Frans menjelaskan, masalah utama adalah belum adanya akreditasi di Prodi Teknik Industri fakultas ini. Padahal akreditasi yang terakhir sudah habis masa berlakunya per 26 November 2012. "Yang terakhir akreditasinya C tapi hingga sekarang belum diurus lagi," ujarnya, Senin (7/1).

Massa juga menolak keberadaan dosen yang dianggap tidak kompeten. Dua dosen Edwin dan Purbowati dianggap bermasalah, sehingga harus diganti. "Edwin itu adalah buronan polisi, sementara Purbowati itu mengajar di kampus lain, tapi mengajar di kampus ini juga. Kaprodi Suhartono harus bertanggung jawab untuk ini," imbuhnya.

Masalah lain menurutnya adalah pemborosan anggaran kampus yang tak transparan. Beberapa proyek seperti kincir angin di Bantul oleh prodi menurutnya hanya membuang-buang uang saja. "Selain itu, ada diskriminasi, dimana yang memperoleh beasiswa diwajibkan mengikuti pengajian. Ini pemaksaan, karena UST kampus kebangsaan, bukan kampus agama," pungkasnya. (Den)