Kulonprogo

SMK Ma'arif 1 Wates Buka Kelas Baru


Ivan Aditya | Kamis, 13 Desember 2012 | 21:31 WIB | Dibaca: 747 | Komentar: 0

Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo meresmikan penggunaan ruang praktek teknik sepeda motor di SMK Ma'arif 1 Wates. (Foto: Asrul Sani)

WATES (KRjogja.com) - Tenaga pendidik SMK Ma'arif 1 Wates diminta tidak hanya bisa menghantarkan anak muridnya lulus sehingga prosentase kelulusan sekolah dibawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif tersebut seratus persen setiap akhir tahun pelajaran. Tapi lebih dari itu mencetak alumni yang siap memasuki dunia kerja bahkan menciptakan lapangan pekerjaan.

"Kalau hanya bisa meluluskan seratus persen siswa, saya rasa pengelola sekolah ini belum bisa menghasilkan alumni yang berkualitas terutama dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang sangat ketat. Karena itu kerjasama antara PT Astra Honda Motor dengan SMK Ma'arif ini hendaknya bisa mencegah terputusnya mata rantai pendidikan," kata Senior Manager Technical Training Departemen AHM Honda, Handy Hariko sesaat sebelum Penandatanganan MoU Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda, Peresmian Ruang Kelas dan Laboratorium TSM Honda di Aula Lantai tia SMK Ma'arif 1 Wates, Kamis (13/12).

Menurutnya tanpa dibekali keterampilan tentu mata rantai pendidikan terputus dan alumni SMK Ma'arif 1 Wates tidak akan mampu menghadapi persaingan dunia kerja. "Salah satu bekal yang bisa diberikan adalah penguasaan teknik sepeda motor, dan ini bidang usaha yang paling mudah dengan modal yang relatif sedikit," tuturnya lagi.

Sementara itu Kepsek SMK Ma'arif 1 Wates, H Rahmat Raharja SPd MPdI mengatakan, sekolah yang dipimpinnya merupakan salah satu dari 37 SMK yang ada di Kulonprogo dengan mengelola lima kompetensi keahlian atau jurusan. "Dalam hal kebijakan mutu atau kualitas bagi kami adalah harga mati, sehingga upaya untuk meningkatkan mutu terus kami lakukan tanpa henti," ujarnya.

Selain dihadiri Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo, Penandatangan MoU juga dihadiri Ketua LP Ma'arif Wilayah Propinsi DIY Drs Masharun Ghozalie dan sejumlah Kepala SMK Ma'arif Jawa Tengah serta utusan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi DIY. (Rul)