Kota Yogyakarta

PEMKOT LUNCURKAN PATEN

Pelayanan Administrasi Diberikan Terpadu di Kecamatan


Danar Widiyanto | Rabu, 12 Desember 2012 | 15:34 WIB | Dibaca: 534 | Komentar: 0

Wakil Walikota meresmikan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Mergangsan. Foto: Ardhi W

YOGYA (KRjogja.com) - Warga Kota Yogyakarta yang hendak mengurus pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan kini dapat dilayani di kantor kecamatan. Pelayanan tersebut diberikan secara terpadu dalam satu ruangan khusus atau unit Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di masing-masing kantor kecamatan.

Beberapa urusan administrasi kependudukan yang dilayani tersebut melingkupi pengurusan kartu tanda penduduk (KTP), kartu identitas anak (KIA), kartu keluarga, surat keterangan tinggal sementara dan surat keterangan pindah datang. Sedangkan administrasi perizinan meliputi izin gangguan (HO), izin mendirikan bangun bangunan (IMBB), izin pendirian pedagang kaki lima, izin pemondokan dan izin pemakaman.

Menurut Kepala Bagian Pemerintahan Umum DIY, Haryanto, langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dengan membentuk Paten tersebut merupakan yang pertama kalinya di DIY. "Pada 2013 mendatang Paten memang akan digalakkan. Tetapi Kota Yogyakarta sudah memulainya. Kami sangat mengapresiasi. Semoga kecamatan lain di DIY bisa segera mengikuti," ungkapnya pada peluncuran Paten di Kecamatan Mergangsan, Rabu (12/12).

Wakil Walikota Yogyakarta, Imam Priyono menambahkan, peluncuran Paten tersebut merupakan langkah awal program pelimpahan wewenang kepada kecamatan. Harapannya, dengan adanya pelayanan terpadu di kecamatan, maka urusan masyarakat bisa cepat dan sinergis. Jika selama ini warga harus mendatangi ke berbagai bidang, namun kini tinggal menuju ke ruangan Paten di kecamatan saja.

Oleh karena itu, Imam berharap petugas kecamatan dapat menjalankan tugasnya dengan profesional. Selain berbagai bidang urusan administrasi yang diberikan, petugas juga diminta mampu memberikan informasi terkait berbagai program pemkot kepada masyarakat. "Sekarang masyarakat silakan cukup datang ke kecamatan untuk mengurus berbagai administrasi itu. Tidak perlu lagi repot ke dinas-dinas," pintanya.

Dengan telah diluncurkannya Paten tersebut, maka fungsi Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) yang berada di komplek Dinas Perizinan tetap berjalan seperti biasa. Terutama untuk melayani pembayaran pajak serta urusan izin skala besar. Sehingga tetap menjadi kantor induk kendati beberapa urusan akan berkurang. (R-9)