Nusantara

Cibaduyut, Kompleks Belanja Terpanjang di Asia


Danar Widiyanto | Senin, 10 Desember 2012 | 10:51 WIB | Dibaca: 1716 | Komentar: 0

Suasana pertokoan di jalan cibaduyut raya. Foto: Deny H

BANDUNG (KRjogja.com) - Menyebut nama Cibaduyut, maka dalam pikiran seseorang langsung terlintas sepatu, jaket atau berbagai asesoris lain yang terbuat dari bahan kulit. Cibaduyut sebagai sentra pembuatan sepatu ini cukup terkenal sebagai objek wisata dari kota Bandung. Pengunjung yang datang tidak hanya dari Kota Bandung sediri, namun dari luar kota bahkan dari luar negeri.

Dua buah patung sepasang sepatu, terdiri sepatu laki-laki dan perempuan yang berdiri di dekat terminal Leuwi Panjang menjadi lambang serta gerbang untuk menuju kawasan wisata Cibaduyut. Luas area kawasan belanja Cibaduyut mencapai 14 kilometer persegi yang meliputi lima kelurahan di Kota Bandung. Karenanya, Cibaduyut dikenal sebagai deretan toko terpanjang di Asia.

Industri sepatu Cibaduyut memang sudah terkenal sejak lama. Ini menandakan bahwa kualitas produk Cibaduyut tak kalah dengan produk di negara-negara lain.

Di tempat tertentu di Cibaduyut, pengunjung bisa memesan sepatu sesuai dengan model yang pengunjung inginkan. Biasanya tempat tersebut juga menyediakan 'service' seperti ganti retsleting, ganti kerah, hingga ganti warna cat kulit.

Sulaiman misalnya, salah seorang penjual sepatu pesanan di Cibaduyut mengaku, setiap hari ada saja orang yang memesan sepatu di toko miliknya. "Banyak orang yang memesan sepatu tapi tidak pernah komplain atau mengeluh kalau kualitas sepatunya jelek," ujarnya.

Selain sepatu, jaket, atau dompet kulit, berbagai oleh-oleh sebagai ciri khas Bandung bisa anda dapatkan di sini. T-shirt khas Bandung misalnya, mudah dibeli di kawasan ini, dengan harga relatif murah. Ada pula toko yang menjual kaos khas Bandung, yakni Baong (Bandung Oblong). Seperti kaos Dagadu Jogja atau Joger Bali, kaos Baong menawarkan 'plesetan' kata-kata atau gambar dalam produknya. Misalnya kaos bergambar kepala Che Guevara yang mukanya diganti karakter wayang orang Cepot, atau Doraemon yang memakai pakaian khas Sunda. Ada pula parodi merk-merk terkenal seperti Karedok Kape (Hard Rock Cafe), Bajigur (Bir Bintang), hingga Lagi Stres yang merupakan parodi rokok Lucky Strike.

Keberadaan penjual makanan tradisional Bandung juga mudah dicari disini. Peyeum, dodol, opak, dan makanan ringan lain tentunya akan menambah selera wisatawan untuk membeli oleh-oleh guna dibawa pulang. (Den)