Solo

Perkosa Korban Didepan Suami, 2 Pemuda Bejat Digaruk


Agus Sigit | Jumat, 28 September 2012 | 19:54 WIB | Dibaca: 2812 | Komentar: 1

Dua tersangka pemerkosa Ipung (paling kanan) dan Pendi (tengah) diperiksa polisi. (Foto: Andjar HW)

SOLO (Krjogja.com) - Nasib memilukan dialami oleh Ny Wa (40) warga Manahan, Banjarsari, Solo. Dia diperkosa dan disekap oleh dua pemuda bejad dihadapan suami sendiri setelah diancam senjata tajam. Dua orang pelaku masing-masing Ipung (25) warga Manahan, Banjarsari, Solo dan Pendi (20) penduduk Praon, Nusukan, Banjarsari, Solo berhasil diringkus polisi. Kasus perkosaan ini juga berbuntut penganiayaan terhadap Anom Suroto yang hendak membela korban perutnya luka-luka disabet senjata tajam.

Keterangan yang dihimpun Krjogja.com ,Jumat (28/9) menyebutkan awalnya Ipung dan Pendi mabuk-mabukan dan menonton VCD porno. Ipung dan Pendi dalam kondisi mabuk dan terangsang membawa senjata clurit dan pisau mendatangi rumah Ny Wa yang sehari-harinya berjualan makanan di Terminal Tirtonadi Solo yang dikenalnya saat keduanya mengamen di terminal Tirtonadi sekitar jam 22.00 malam.

Pura-pura Ipung bertamu ke rumah Ny Wa di Manahan, Solo, saat dipersilakan masuk Ipung langsung menodongkan clurit kepada Riyanto suami Ny Wa. Riyanto sempat ketakutan dipukul dan ditodong clurit dan pisau. Ny Wa juga ditodong senjata tajam diancam akan dibunuh kalau tidak melayani layaknya suami istri.

Dalam suasana gelap, Ipung dan Pendi secara bergantian memperkosa Ny Wa . Bahkan Ny Wa disekap di dalam kamar hingga pagi dipaksa melayani nafsu bejad dua pemuda itu. Suami Ny Wa, Riyanto karena ketakutan diancam akan dibunuh tak berdaya hanya diam melihat istrinya diperkosa di depan matanya.

Keesokan harinya mendengar temannya menjadi korban perkosaan Anom Suroto melabrak Ipung. Namun malang Anom Suroto justru terkena tusukan pisau oleh Ipung. Polisi yang memburu akhirnya berhasil menangkap Ipung di Purwodadi Grobogan, sedang Pendi diringkus di Magetan, Jawa Timur.

Sementara itu Kapolsekta Banjarsari Kompol Andhika Bayu Adhitama mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Asdjima’in, Jumat (28/9) mengatakan kasus perkosaan dan penganiayaan itu masih diselidiki, pelaku yang baru tertangkap masih diperiksa. (Hwa)