Sleman

Kedepankan Transparansi Cegah Korupsi


Ivan Aditya | Jumat, 14 September 2012 | 17:10 WIB | Dibaca: 329 | Komentar: 0

Ilustrasi. (Foto : Dok)

SLEMAN (KRjogja.com) - Wakil Bupati Sleman, Hj Yuni Satia Rahayu menilai, pelaksanaan APBD Pemkab Sleman harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hal ini akan menghindari perbuatan yang mengarah ke korupsi.

“Melalui penerapan anggaran berbasis kinerja di Pemkab Sleman maka tidak akan terjadi lagi pemborosan anggaran. Karena biaya satuan setiap jenis pelayanan akan mudah terukur baik efisiensi dan efektifitas jenis pelayanan. Sehingga anggran tak diselewengkan,” ujar Yuni Satia Rahayu disela-sela menerima kunjungan dari DPRD Nganjuk Jawa Timur, Jumat (14/9).

Sebagai hasil dari penerapan sistem pengelolaan dan pelaporan keuangan tersebut, Pemkab Sleman telah menerima Laporan hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun Anggaran 2011 Kabupaten Sleman dari BPK-RI Yogyakarta. Laporan hasil pemerikasaan  (LHP) tersebut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah menerima Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas keberhasilan Pemkab. Sleman dalam menyusun dan menyajikan  laporan keuangan  tahun 2011, dengan capaian standar tertinggi dalam akutansi dan pelaporan keuangan Pemerintah. (Usa)