Sleman

Prospek Cerah Bisnis Sangkar Burung


Ivan Aditya | Rabu, 8 Agustus 2012 | 05:13 WIB | Dibaca: 1784 | Komentar: 2

Jual beli sangkar punya prospek cerah. (Foto: Sulistyanto)

SLEMAN (KRjogja.com) - Tingginya minat hobiis burung merangsang maraknya bisnis sangkar. Jenis sangkar buatan dalam negeri maupun import dari China sama-sama larisnya.

Hal tersebut diakui pedagang burung, pakan maupun sangkar di kompleks Pasar Tlagareja Sleman, Slamet (35). Rata-rata lima hari sekali pengepul maupun pengrajin sangkar biasa menyetori sangkar ke kiosnya.

Sangkar buatan lokal antara lain berasal dari Klaten, Wonosari, Magelang dan Sedayu Bantul. “Sangkar import saat ini banyak berasal dari China. Baik berbentuk silinder maupun kotak,” jelas Slamet saat ditemui di lokasi usahanya, Selasa (7/8).

Sangkar buatan China bentuk silinder rata-rata dibandrol Rp 100 ribu per sangkar untuk kualitas biasa. Jerujinya terbuat dari kawat warna hitam maupun warna cerah lain. Lain halnya untuk kualitas di atasnya dengan jeruji warna emas rata-rata dibandrol Rp 160 ribu. Sedangkan buatan lokal dindingnya terbuat dari kawat strimin dengan harga antara Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu. (Yan)