Kota Yogyakarta

Proyek Fly Over Jombor Berlanjut


Ivan Aditya | Kamis, 26 Juli 2012 | 17:11 WIB | Dibaca: 1348 | Komentar: 0

Ilustrasi. (Foto : Dok)

YOGYA (KRjogja.com) - Proyek pembangunan jembatan layang atau fly over Jombor yang sempat dianggap terhenti, kini mulai dilanjutkan. Pelaksanaan pembangunan diperkirakan memakan waktu sekitar 780 hari dan telah dimulai pada 18 Juli 2012 dengan target penyelesaian pada 5 September 2014.

Kepala Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Mineral (PU ESDM), Salamun menjelaskan, proyek fly over Jombor dianggap terhenti karena pengerjaan tahun 2010-2011 merupakan tahun tunggal. Namun pada tahapan selanjutnya akan digunakan multiple years mulai 2012-2014.

Pengerjaan fly over Jombor ditangani oleh kontraktor PT. Adhi Karya dengan nilai kontrak Rp114,9 miliar yang bersumber dari dana APBN. Konsentrasi pengerjaan akan dibagi dalam tiga tahapan dengan pengerjaan pondasi dan pilar.

"Untuk pengerjaan tahun 2012 kita konsentrasi di lengan sebelah barat yakni melanjutkan pengerjaan pondasi dan pilar," ujarnya di kantor Dinas PU ESDM, Kamis (26/7).

Sementara, pada tahun 2013 akan dilakukan pengerjaan lengan barat dan timur berupa pembangunan underpass dan di bangunan atas dipasang greader. Selanjutnya, tahun 2014 dilakukan pengerjaan lengan utara berupa pondasi.

"Nanti akan ada 3-4 pilar yang dipasangi greader atas. Tahun 2014 juga merupakan tahapan finishing di tiga lengan jembatan yakni sisi timur, barat dan utara," jelasnya.

Kepala Dinas PU ESDM, Rani Syamsinarsi menambahkan, pada pengerjaan tahun 2012 yang bersamaan dengan momentum lebaran, akan dilakukan beberapa antisipasi akan potensi kemacetan. Diantaranya pemasangan barier (pagar pembatas) pada sisi yang dikerjakan.

"Untuk tahun 2012 kita fokus di lengan barat dengan panjang 140 meter. Nanti disana akann dipasang barier sepanjang 15 meter. Ringroad barat ditutup barier agar pengguna jalan dan lahan kerja tidak bercampur," tuturnya.

Selain dipasang barier, beberapa rambu jalan juga akan dipasang di daerah lokasi maupun sebelum masuk arteri, yakni sekitar arteri utara ke selatan. "Kita juga akan hentikan pengerjaan pada H-10 lebaran sampai H+10 lebaran. Besok pagi akan kita lakukan rekayasa atau trial di lapangan sebagai bahan evaluasi," imbuhnya. (Aie)