Solo

2013, BKD Sukoharjo Buka Tiga Ribu Lowongan CPNS


Danar Widiyanto | Senin, 23 Juli 2012 | 13:22 WIB | Dibaca: 3091 | Komentar: 3

Ilustrasi. Foto: Dok

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sukoharjo siapkan sebanyak 3 ribu formasi lowongan sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013. Hal tersebut dilakukan menyusul adanya kemungkinan besar pelaksanaan rekrutmen CPNS oleh pemerintah pusat tahun depan.

Kepala BKD Sukoharjo Sardiyono kepada wartawan, Senin (23/7) menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendengar kabar dari berbagai media massa mengenai kemungkinan rekrutmen CPNS yang akan dilaksanakan 2013 mendatang. Pelaksanaan tersebut dilakukan menyusul selesainya massa moratorium sempai akhir 2012.

“Informasinya memang begitu setelah Moratorium selesai sampai akhir 2012 maka 2013 akan ada rekrutmen CPNS baru dari pemerintah. Jadi kami bersiap diri,” ujar Sardiyono.

Persiapan yang dilakukan BKD Sukoharjo saat ini yakni menghitung kebutuhan CPNS baru. Dari perhitungan yang sudah dilakukan diketahui ada sebanyak 3 ribu orang CPNS. “Kebutuhan di Sukoharjo untuk CPNS baru sebanyak 3 ribu orang,” lanjutnya.

Dari 3 ribu kebutuhan CPNS baru yang diperlukan, Sardiyono menjelaskan berasal dari formasi pendidikan, kesehatan, dan fungsional umum. Diluar itu juga ada beberapa formasi yang sangat mendesak untuk segera dipenuhi seperti dokter.

“Ini perhitungan awal soal jadi tidaknya rekrutmen CPNS 2013 mendatang menunggu intruksi pemerintah,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut anggota Komisi I DPRD Sukoharjo Sunarno mengatakan bahwa perhitungan kebutuhan CPNS harus dilakukan secara cermat. Sebab hal tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja PNS dalam jangka panjang. “Kalau 3 ribu kebutuhan CPNS baru saya nilai terlalu banyak,” ujar Sunarno.

Sunarno menyebut rencana rekrutmen CPNS baru oleh pemerintah pusat sangat baik. Sebab hal tersebut akan berdampak positif terhadap kinerja pemerintahan. Tapi masalah akan muncul bila pengajuan yang dilakukan BKD berlebihan. “Jadi dihitung dulu kebutuhan berdasarkan analisa jabatan dan kerja (Anjab),” lanjutnya.(M-7)