Bantul

Hindari Bocah, Truk Pengangkut Tebu Terguling


Danar Widiyanto | Rabu, 18 Juli 2012 | 22:11 WIB | Dibaca: 648 | Komentar: 1

Truk pengangkut tebu terguling di Jalan Bantul Melikan Lor Bantul. Foto: Sukro R

BANTUL (KRjogja.com) - Truk pengangkut  tebu  Nopol  AB 9210 GB yang disopiri Sudamanto (52) warga Krapyak Kulon Desa Panggungharjo Sewon Bantul terguling di Jalan Bantul, Melikan Lor, Bantul,  Rabu (18/7) malam.   Kecelakaan tanpa korban jiwa tersebut ditengarai akibat sopir truk berupaya menghindari  Abdil Pawasta Rasiadan  yang lepas dari gandengan orangtuanya Ny  Puspa Ardiyani (28) warga  Ketileng K  92 Semarang. Bocah itu kemudian menerobos jalan raya.

Akibat kejadian itu bocah lima tahun tersebut dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul karena mengalami luka di telinga kiri. Kasus kecelakaan tersebut dalam penanganan Sat Lantas Polsek Bantul.

Sudarmanto mengatakan, sebelum terguling truk keluaran tahun 1982 berlahan melaju dari selatan. Ketika  hampir sampai di penggal jalan, mendadak bocah lepas dari gandengan orangtuanya dari timur menghambur ke jalanan.  Larinya anak tersebut lantaran mengejar orantuanya, Mardon yang sudah sampai di ujung jalan sisi barat.

Karena kaget, sopir bus banting  kemudi ke kiri  melewati badan jalan. Namun  karena mendadak, truk  terguling. “ Bila  kemudi tidak saya  belokkan ke kiri, jelas ada korban,” ungkap Sudarman. Lelaki tersebut yakin tidak menyentuh  bocah di depannya.

Sedang  Mardon (36)  orangtua korban yakin putranya sempat tersenggol  truk   itu.  Karena bila tidak terjadi kontak  anaknya tidak jatuh dan terluka. Karena selain mengalami luka, dalam kejadian  petang itu, Abdil juga terpental. “Bila tidak ada kontak , saya yakin tidak akan ada luka,” jelas Mardon.  

Dijelaskan,  sebelum kejadian bersama anak dan istrinya turun dari becak dan menyeberang jalan. Namun ketika dirinya sudah sampai di ujung  jalan. Putranya yang semula  bersama ibunya  lepas dan mengejar.

Bripka Hisyam dari Sat Lantas Polsek Bantul belum bisa memastikan apakah ada kontak antara truk dengan korban atau tidak. “Dua pihak belum  ada yang kami periksa, sehingga sementara  keterangan berdasarkan versi masing-masing, baik dari sopir dan korban,” ujarnya. (Roy)




STIW WW