Kota Yogyakarta

Pasar Kangen Jogja 2012 Tawarkan Obat Rindu Jaman Lawasan


Danar Widiyanto | Selasa, 19 Juni 2012 | 23:22 WIB | Dibaca: 1482 | Komentar: 1

Suasana PKJ dan Tarkam-Tarman 2012 di TBY Yogyakarta. Foto: Fira N

YOGYA (KRjogja.com) - Pasar Kangen Jogja (PKJ) 2012 kembali digelar untuk memanjakan masyarakat yang ingin menikmati suasana tempo dulu di Taman Budaya Yogyakarta mulai 19 hingga 24 Juni 2012. Selain itu PKJ 2012 juga dimeriahkan dengan penyelenggaraan pameran potensu kampung dan tonil Antar Kampung Antar Teman (Tarkam-Tarman) serta Pentas Seni Tradisi.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat mengatakan, potensi seni dan budaya di DIY hingga saat ini masih tetap terjaga kelestariannya dan tidak tersingkirkan dengan semakin pesatnya kemajuan zaman dan teknologi. Bahkan semakin dicintai dan diminati masyarakat maka warisan seni dan budaya perlu ditanamkan pada generasi muda.

"Untuk itu dengan digelarkanya PJK, Tarkam-Tarman dan Pentas Seni Tradisi ini diharapkan membuka kesempatan seniman lintas genersai agar potensi sini budaya daerah DIY dapat semakin tumbuh dan hidup dengan baik," ujarnya usai
membuka PJK 2012 di TBY, Selasa (19/6)

Ditambahkan Kepala TBY, Sukisno yang mengatakan PJK 2012 yang digelar untuk ke empat kalinya ini menyajikan beragam dagangan mulia dari kuliner lawasan seperti hawug-hawug, thiwul, lopis ketan, wedang uwuh, cenil, arak keling
dan sejenisnya. Produk kerajinan berbasis lawasan juga digelar seperti wayang kardus, topeng kayu, boneka disney, cincin akik, kaos motif lawasan dan sebagainya.

"Tidak ketinggalan perabot bekas pakai yang digekar mulia dari kotak perhiasan, arca batu kecil, cermin, pigura. Bagi pecandu musiknlawasan dapat menawar gramphone lengkap dengan perbagai album musik piringan hitam dan kaset lawasan," tuturnya.

Untuk lebih dekat lagi dengan nuansa lawasan, para pedagang yang bergabung di arena PKJ 2012 sepakat menggenakan busana lawasan selama penyelenggaraan dengan harapan pengunjung seperti diajak melintasi lorong waktu memasuki
'jaman lawasan'. Terlebih penyelenggaraan event ini berbarengan dengan musim liburan sehingga wisatawan dapat menikmati suguhan tambahan yang tidak setiap saat bisa dinikmati ketika berkunjung di Yogyakarta.

"Kami mengharapkan PJK 2012 selain dapat dinikmati wisatawan juga dapat mengobati rasa kangen warga Yogyakarta sendiri dan eks Yogya terhadap suasana lawasan. Maka PJK dapat menjadi salah satu obat pelepas rindu
mereka pada saat suasana lama di Yogyakarta," imbuhnya.

Selain itu, PJK juga dimeriahkan Tarkam-Tarman yang memberikan kesempatan warga kampung untuk unjuk diri memaerkan hasil produk kerajinan, kuliner dan semua potesnsi di wilayahnya termasuk kerukunan dan kegotongroyongan.

"Tarkam-Tarman kali ini menampilkan 7 kampung yang ada di wilayah Yogyakarta yaitu Kampung Gemblakan Bawah, Kadipaten Kulon, Kricak Kidul, Nyutran, Pasekan, Sonopakis Kidul dan Terban," tuturnya.

Lebih lanjut dikatakanya Pentas Seni Tradisi dari berbagai kabupaten di DIY juga akan memeriahkan PKJ 2012 yang akan mengisi panggung hiburan sehingga para pengunjung juga dihibur dengan bermacam-macam seni tradisi yang tumbuh
dan berkembang di lingkup wilayah DIY. Pembukaan acara ini dimeriahkan oleh The Legend Trobuator yaitu Sujud Kendang yang berhasil menghibur dengan musik kendang dan lagu yang humoris. (Fir)