Solo

Pejabat Karanganyar Diimbau Tiru Rina Irian


Ivan Aditya | Senin, 11 Juni 2012 | 12:26 WIB | Dibaca: 407 | Komentar: 0

KARANGANYAR (KRjogja.com) - Pejabat Karanganyar diimbau mengikuti jejak Bupati Rina Iriani yang berangkat ke kantor naik angkutan umum atau bersepeda. Himbauan ini diungkapkan Sekda Karanganyar Drs Samsi dengan maksud untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM).

"Pejabat Karanganyar mestinya malu, masak Ibu (Bupai Rina. red) ke kantor naik angkot, stafnya masih naik mobil. Jadi ada baiknya semua pejaba mengikuti jejak yang baik untuk penghematan. Toh tidak setiap hari, bisa sesekali ketika tidak ada kegiatan keluar," ujar Samsi di Karanganyar, Senin (11/6).

Menurut Samsi, himbauan untuk penghematan tersebut dinilai sangat perlu sehingga tidak perlu ada jatah tambahan pembelian BBM jika nantinya mobil dinas harus beralih dari premium ke pertamax. "Dalam seminggu paling tidak dua kali naik angkot, dan sesekali naik sepeda motor atau bersepeda. Ini akan sangat menghemat anggaran," jelasnya.

Kebutuhan BBM setahun untuk para pejabat yang mendapatkan mobil dinas di Karanganyar, sedikitnya sekitar Rp 750 juta. Jika kemudian harus menggunakan pertamax, maka anggaran tersebut bisa naik dua kali lipat. "Karena itu anggaran BBM-nya tidak usah naik, tapi disiasati dengan penghematan ke kantor naik angkot atau bus umum. Mobil dinas biar parkir di garasi kantor saja sehingga perawatannya juga bisa lebih baik," tandasnya.

Sementara, Bupati Rina Iriani mulai menggagas untuk menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang penghematan BBM bagi pejabat tersebut. Diharapkan dengan perbup, upaya penghematan BBM bisa lebih efektif. "Kami masih mempertimbangkan untuk mengeluarkan Perbup penghematan tersebut. Namun bisa saja itu dikeluarkan agar kebijakan ini lebih efektif," ujarnya. (Sam)