Kedu Selatan

Petani Mlaran Berhasil Terapkan Minapadi


Ivan Aditya | Senin, 28 Mei 2012 | 16:27 WIB | Dibaca: 529 | Komentar: 0

Hasil panen ikan yang dibudidayakan secara minapadi di Mlaran. (Foto : Jarot Sarwosambodo)

PURWOREJO (KRjogja.com) - Petani Kelompok Tani Mina Berkah Desa Mlaran Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo berhasil menerapkan budidaya minapadi. Mereka berhasil panen bibit ikan yang ditebar di dua petak sawah dengan angka kematian kurang dari sepuluh persen.

Petani menebar total 330 ekor benih ikan gurami dan mas. Ketika dilakukan perhitungan pascapanen, jumlah ikan yang berhasil ditangkap sebanyak 303. "Kematiannya sangat kecil, kami nilai hasilnya bagus," ujar Masruhim SPd I, Ketua Kelompok Tani Mina Berkah, kepada KRjogja.com, Senin (28/5).

Menurutnya, penghasilan yang diterima petani jika mengembangkan minapadi bisa berlipat karena mereka mempunyai tambahan dengan menjual ikan. Harga benih ikan saat tebar yang hanya Rp 1.000 perkilogram, naik menjadi Rp 3.000 setelah dipelihara selama tiga bulan.

Pakan pabrikan yang diberikan juga tidak perlu banyak karena sawah menyediakan sumber makanan alami bagi ikan. Pelet hanya dimanfaatkan petani untuk memacu pertumbuhan ikan sehingga memiliki berat yang cukup saat dipanen.

Budidaya di sawah juga tidak mengganggu pertumbuhan padi karena tanaman itu bukan makanan bagi ikan. Keberadaan ikan di sawah justru membantu karena akan memakan tanaman pengganggu dan hama yang merugikan petani.

Petani, lanjutnya, tidak perlu memperluas areal sawah. "Cukup dibuat kolam memanjang di tengah hamparan dengan kedalaman 60 sentimeter dan lebar 50 sentimeter, serta pengairan juga harus lancar," ungkapnya. (Jas)