Solo

Daftar Tunggu Haji di Sukoharjo Sampai 9 Tahun


Tomi Sujatmiko | Senin, 28 Mei 2012 | 10:30 WIB | Dibaca: 708 | Komentar: 0

Ilustrasi (Foto : Dok)

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Daftar tunggu haji di Kabupaten Sukoharjo sudah sampai 9 tahun karena perubahan sistem pendaftaran dan menunjukkan tingginya respons masyarakat setempat.

Hal tersebut diungkapkan Kasie Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Sukoharjo, Imam Waladi, Senin (28/5/2012). Menurutnya sistem keberangkatan haji berubah dari tingkat kabupaten atau kota menjadi tingkat Provinsi Jateng.

"Kuota tidak lagi dibagi per kabupaten/kota, tapi hanya jatah untuk provinsi. Itu sebabnya perebutan kursi dan daftar antri langsung se Jateng. Kalau ada yang meninggal atau mundur, yang mengganti bukan calon jamaah dari Sukoharjo, tapi antrian di bawahnya yang mungkin dari kabupaten lain," ujar Imam Waladi.

Data dari kantor Kemenag Sukoharjo diketahui bahwa daftar tunggu haji di Sukoharjo per 11 Mei 2012 mencapai 6.994 calon jamaah haji.Apabila mendaftar pada 2012 ini kemungkinan calon haji akan berangkat pada 2021 nanti. Sedangkan pada tahun ini, Provinsi Jateng mendapat kuota haji 29.435 kursi. Berdasarkan nomor porsi (pendaftaran), calon jamaah haji Sukoharjo yang bisa diberangkatkan tahun 2012 mencapai 635 orang. Sementara nomor porsi terakhir saat ini 1100238122.

"Kemenag menerima 20-30 pendaftar haji. Selain kesadaran berhaji yang meningkat, lamanya daftar tunggu ini juga mendorong warga untuk segera mendaftar. Karena kalau tidak mendaftar mulai sekarang, keberangkatan mereka bisa semakin lama," tandasnya. (M-7)