Keuangan

Jumlah Nasabah Bank Syariah 241 Ribu


Tomi Sujatmiko | Rabu, 23 Mei 2012 | 15:59 WIB | Dibaca: 1130 | Komentar: 0

Mahdi Mahmudi saat pidato di Muswil Asbisindo DIY (Foto: Fira Nurfiani)
SLEMAN (KRjogja.com) - Kantor Wilayah Bank Indonesia (KWBI) Yogyakarta mencatat jumlah nasabah perbankan syariah mencapai 241 ribu dan 23 ribu menyimpan dananya di Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) dan menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan layanan ini.
 
Kepala KWBI Yogyakarta Mahdi Mahmudy menjelaskan jumlah nasabah simpanan perbankan syariah masih kalah dibandingkan perbankan umum mencapai 2,3 juta orang. Selain itu jumlah nasabah pembiayaan perbankan syariah mencapai 30 ribu dan perbankan umum mencapai 251 ribu orang. Karena itu rasio pembiayaan dibandingkan simpanan (financing to deposit ratio/FDR) mencapai 79,45 persen atau lebih tinggi dibandingkan perbankan umum hanya 57,86 persen.
 
"Pertumbuhan aset perbankan syariah menunjukkan peningkatan dalam tujuh tahun terakhir dri Rp249 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp2,3 triliun pada kuartal I/tahun 2012. Dan, setahun mengalami pertumbuhan rata-rata 97,2 persen," katanya saat Musyawarah Wilayah Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbindo) DIY 2012 di University Club UGM, Rabu (23/5/2012).
 
Pertumbuhan ini, kata Mahdi didorong oleh pertumbuhan penghimpunan dana rata-rata 56,8 persen per tahun. Sedangkan pangsa pasar aset perbankan syariah terhadap aset perbankan di DIY mencapai 6,68 persen lebih tinggi dibanding data nasional hanya 4,1 persen.
 
Mahdy mengakui sistem perbankan syariah menjadi solusi masalah keuangan global yang cenderung spekulatif dan mengutamakan keuntungan. Sedangkan syariah mengutamakan sektor riil ketimbang pasar keuangan sehingga cocok dikembangkan di Indonesia.
 
Sementara itu, Ketua Asbindo DIY, Bambang Permana Hadi mengatakan tingginya animo masyarakat terhadap perbankan syariah ini akan diimbangi dengan peningkatan edukasi dan promosi mengenai perbankan syariah.
 
"Kami sebagai komunitas akan membantu memberikan peluang pada perbakan syariah untuk memberikan edukasi dan promosi mengingat pertumbuhannya perbankan syariah dari tahun ke tahun baik aset maupun nasabahnya cukup
tinggi dengan banyaknya masyarakat yang masuk menjadi nasabah," pungkasnya. (Fir)